Keluh Kesah Pol Espargaro: Honda RC213V Bergetar, Bikin Cepet Capek

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 02 Jul 2021 20:49 WIB
DOHA, QATAR - MARCH 26: Pol Espargaro of Spain and Repsol Honda Honda rounds the bend during the MotoGP of Qatar - Free Practice at Losail Circuit on March 26, 2021 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Pebalap Repsol Honda Pol Espargaro. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Pol Espargaro memperoleh hasil kurang memuaskan di MotoGP Belanda 2021, akhir pekan lalu. Memulai balap dari posisi 11, Espargaro hanya bisa finis di peringkat kesepuluh. Ia pun mengatakan bahwa Honda RC213V tunggangannya bergetar hebat saat digeber di trek lurus.

"(Awalnya) motor terasa berat dan saya melakukan cukup banyak kesalahan, yang selama balapan kemungkinan itu menghabiskan waktu 3-4 detik. Saya tidak mengerti persis kenapa, tapi ada guncangan hebat di trek lurus," kata Espargaro, dikutip dari Crash.

Dengan kondisi tersebut, pebalap Repsol Honda itu mengaku cepat lelah di lintasan dan tidak bisa tampil secara konsisten seperti para pebalap lainnya.

"(Pebalap) yang lain bisa menggunakan kecepatan penuh pada motor mereka dan saya hanya bisa berjuang untuk menghentikan motor di lintasan lurus dan itu kemudian terjadi lagi dan lagi, sampai Anda menjadi sangat lelah," sambungnya.

"Lap terakhir yang saya lihat agak jauh dari Taka dan saya menyelesaikan balapan di P10. (Hasil tersebut) yang pasti jauh dari yang kami inginkan," terang pebalap asal Spanyol itu.

Espargaro sendiri belum mengetahui persis penyebab masalah tersebut, apakah itu terkait masalah elektronik, ban, atau lantaran sasis prototipe baru yang dipakai. Ia mengatakan akan melakukan analisis lebih lanjut bersama timnya.

Analisis sementara, penyebab terjadinya guncangan di motor Pol Espargaro dikarenakan seting elektronik yang tidak tepat.

"Kami sedikit berbeda dari Marc (Marquez) dalam hal (pengaturan) elektronik. Setiap pebalap (memang punya preferensi) berbeda dan ini sangat sensitif untuk setiap pebalap," terang Espargaro.

"Jadi ya, saya pikir kami melakukan kesalahan dengan beberapa pengaturan elektronik, tetapi pada akhirnya memang seperti itu".

"Sekarang kami perlu memikirkan balapan berikutnya di Austria dan mengisi ulang tenaga di liburan musim panas," tukasnya.

(lua/din)