Murka Rins ke Zarco, Sebut Lawannya Lakukan 'Manuver Idiot'

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Senin, 28 Jun 2021 14:53 WIB
LE MANS, FRANCE - MAY 16:  Alex Rins of Spain and Team Suzuki ECSTAR  walks in service road after crashing out during the MotoGP race during the MotoGP of France - Race at  on May 16, 2021 in Le Mans, France. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Alex Rins di MotoGP Le Mans 2021 Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Tim Suzuki kembali menunjukkan tajinya di MotoGP 2021, usai Joan Mir dapat podium ketiga di MotoGP Belanda, Minggu (27/6/21). Namun, kejayaan itu rasanya hanya berlaku bagi Joan Mir. Sedangkan rekan setimnya Alex Rins, harus terlibat cekcok dengan Johann Zarco dan sempat terlempar ke posisi paling belakang.

Pebalap tim Suzuki yang identik dengan rambut keriting ini, memulai balap dari posisi tujuh dan terpaut dua posisi dengan Johann Zarco yang start dari posisi lima.

Rins berhasil menjalani start dengan sempurna dan sempat naik ke posisi empat. Namun belum selesai lap pertama, dia harus kecolongan oleh kekuatan M1 milik Maverick Vinales dan bertengger di posisi lima.

Sementara Zarco, memulai balap dengan tidak sempurna dan kecolongan di tikungan pertama. Pebalap asal Perancis ini harus puas melalui lap pertama di posisi enam.

Balapan masih dingin, tepatnya pada lap kedua, drama terjadi di tikungan ke 10. Zarco yang mencoba menyalip Rins ternyata mengeluarkan jurus yang kurang sempurna.

Maksud hati ingin meringsek dari dalam, motor yang dikendarai oleh Zarco justru melebar. Rins yang sedang mempertahankan posisinya malah terdorong keluar hingga gravel.


Atas insiden ini, Rins yang kehilangan momentum terpaksa terlempar ke posisi terakhir dan harus berjuang untuk kembali ke barisan terdepan. Sementara Zarco, yang tidak jadi melebar justru tetap di posisi lima.

Kejadian ini sempat jadi perhatian race director, namun berakhir tanpa adanya hukuman untuk Zarco. Alex Rins menyayangkan kejadian ini terjadinya padanya yang sedang di atas angin dan berjuang mendapat podium di Assen.

Menurutnya gaya berkendara Zarco yang agresif sudah dipantaunya sejak 2017 dan merasa kejadian kemarin di Belanda adalah gerakan yang bodoh untuk sekelas pebalap yang sedang mengejar gelar juara.

"Dengan Johann apa yang terjadi? Saya rasa semua orang melihat kejadian itu. Saya merasa sangat kurang beruntung dan kalau saya tidak di situ, mungkin dia akan melebar," papar Alex Rins seperti dilansir dari Motorsport.

"Saya lalu ke gravel, ke posisi terakhir dan mencoba untuk berjuang kembali dari sisa waktu yang ada. Saya benar-benar tidak beruntung, padahal sudah punya waktu putaran yang baik dan pace yang baik. Memang belum tentu untuk menang, tapi setidaknya saya bisa finis di urutan tiga besar atau empat besar," papar Rins.

"Maksud saya, dia benar-benar menghancurkan balapan kami. Sejak dia datang ke MotoGP di 2017, dia benar-benar agresif ketika melakukan overtakes," ujar Rins.

Rins bahkan mengutuk kejadian ini dan menurutnya kebodohan seperti ini tidak dilakukan oleh Zarco yang sedang mengejar gelar juara dunia MotoGP.

"Maksud saya, itu benar-benar gerakan yang idiot. Karena dia sedang berjuang untuk gelar juara dunia. Coba bayangkan kalau kami jatuh berdua, menurut saya itu jadi tidak ada artinya," tutup Alex Rins yang saat ini berada di posisi 14 klasemen sementara MotoGP 2021.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/din)