Vinales Terpuruk di MotoGP Jerman, Karena Tak Mau Gunakan Setingan Quartararo?

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 21 Jun 2021 16:45 WIB
DOHA, QATAR - MARCH 27: Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team rounds the bend during the MotoGP of Qatar - Qualifying at Losail Circuit on March 27, 2021 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Maverick Vinales finis paling buncit di MotoGP Jerman 2021. Foto: (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Maverick Vinales terpuruk di MotoGP Jerman 2021. Rider asal Spanyol itu menuntaskan balapan di Sirkuit Sachsenring dengan posisi paling buncit (19) dan tertinggal 24 detik dari Marc Marquez yang naik podium 1 usai absen lama akibat cedera. Apa yang mengakibatkan Vinales begitu sial di Jerman? Apakah karena ia tidak mau menggunakan setingan rekan setimnya, Fabio Quartararo, seperti yang disarankan oleh Yamaha?

Dikutip dari Tuttomotoriweb, Vinales mengaku jika hal itu bukanlah masalah utamanya. Masalah yang dialami Vinales masih sama, yakni kurangnya grip atau daya cengkeram ban belakang motornya saat ia bermanuver.

"Hari ini saya mencoba untuk melaju cepat, tapi sulit untuk menyalip dengan motor ini. Tapi apa yang membuat saya lebih frustrasi adalah (saya seperti) tak memiliki jawaban, mengapa (ban belakang motor) saya kehilangan grip ketika saya menginjak gas. (Tentunya) kami akan bekerja untuk menemukan jawaban atas permasalahan itu," ujar Vinales.

Soal tuduhan terpuruk gara-gara tidak mau mengikuti setingan motor Fabio Quartararo yang terbukti moncer dan konsisten di lintasan, Vinales memberi pernyataan tegas, bahwa ia ingin balapan dengan setingannya sendiri, sambil menilai bahwa mengikuti setingan motor Quartararo bukanlah solusi.

"Sebagai seorang rider (dan Anda diperintahkan mengikuti setingan pebalap lain) itu seperti Anda kurang dihormati. Menggunakan pengaturan (motor) Fabio bukanlah solusi. Jika saya ingin menang, saya harus melakukannya dengan pengaturan saya. Saya tidak pernah berpikir untuk menyerah," ujar Vinales.

Sebagai informasi, di gelaran MotoGP Jerman, sebagian besar pebalap Yamaha mengalami kondisi terpuruk. Selain Vinales, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli juga tampil kurang meyakinkan. Rossi finis di peringkat 14, sementara Morbidelli finis di peringkat 18. Beda cerita dengan Quartararo yang berhasil naik podium tiga dan mengukuhkan dirinya di peringkat pertama klasemen sementara MotoGP 2021.

(lua/lth)