Baru Setengah Musim, Franco Morbidelli Sudah Pasrah Gagal di MotoGP 2021

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 12 Jun 2021 06:29 WIB
DOHA, QATAR - APRIL 03:  Franco Morbidelli of Italy and Petronas Yamaha SRT heads down a straight during the MotoGP of Qatar - Qualifying at Losail Circuit on April 03, 2021 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Franco Morbidelli mulai pasrah jika di musim ini dia gagal mengulang hasil di MotoGP 2020 (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Ambisi pebalap Franco Morbidelli di ajang MotoGP musim ini perlahan mulai hilang. Rider tim Petronas Yamaha SRT ini bahkan pasrah dan realistis jika hanya berhasil finish pada urutan 10 besar.

Padahal pada musim lalu Morbidelli tampil memukau dengan berhasil finish runner-up di klasemen akhir MotoGP. Namun sayang, penampilannya di MotoGP 2021 belum menunjukkan performa terbaik hingga seri GP Catalunya akhir pekan lalu.

Sebenarnya torehan Morbidelli di musim ini tidak terlalu buruk. Dia berhasil menyelesaikan balap di urutan keempat pada MotoGP Portugal, lalu di MotoGP Spanyol Morbidelli naik podium dengan finish di posisi ketiga.

Namun sayang, pebalap berusia 26 tahun tersebut juga tidak konsisten. Dia sudah tiga kali finish di luar zona poin dan kini baru memperoleh 40 angka. Saat ini Morbidelli duduk di urutan ke-10 klasemen sementara MotoGP.

Dalam ajang GP Catalunya akhir pekan lalu, Morbidelli harus puas finish di posisi kesembilan. Pencapaian tersebut ternyata membuat Morbidelli mulai pasrah dengan papaun hasil yang dia raih di musim ini.

"Saya harus gembira dengan balapan meski ketinggalan jauh dari sisi top speed. Kecuali Anda cukup cepat di putaran-putaran awal balapan, Anda dapat kabur dan berkendara sendirian. Secara virtual, mustahil punya ambisi," kata Morbidelli dikutip Speedweek.

Pebalap asal Italia tersebut mengeluhkan soal tenaga yang dihasilkan oleh motornya. Berbeda dengan musim lalu, di mana Morbidelli tampil mengejutkan dengan motor Yamaha YZR-M1 A-spec, kali ini ia betul-betul kalah dari motor pabrikan yang dipakai Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.

"Jika Anda punya tenaga sangat kecil dan yang lain dapat memainkan keuntungan itu terhadap Anda, terutama pada lap-lap awal, Anda kehilangan banyak dari sisi akselerasi dan di trek lurus," ujarnya.

Alhasil, Morbidelli pasrah jika ambisi besarnya di musim ini tidak terulang seperti musim lalu. Namun begitu dirinya tetap bersyukur atas capaian yang diraih hingga sekarang, meski berada di posisi ke-10.

"Sebelum balapan, saya mengharapkan sesuatu yang fantastis akan terjadi. Harapan mati paling terakhir. Berharap dan yakin sangat membantu. Wajar kalau seseorang percaya dan berharap bahwa mereka akan sukses sebelum lomba. Kompetisi membawa Anda kembali kepada realitas sedikit, tapi itu juga tidak buruk. Posisi 10 teratas tidak buruk sama sekali," ungkap Morbidelli.



Simak Video "Marc Marquez di MotoGP Belanda: Start Ke-20, Finis Ketujuh"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)