Insiden Langka di F1: Gagal Finis Gegara Mur Ban Nyangkut, Tak Bisa Dilepas saat Pit Stop

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 26 Mei 2021 06:29 WIB
Mercedes driver Valtteri Bottas of Finland takes a curve ahead of Mercedes driver Lewis Hamilton of Britain, left, during the qualifying session ahead of the Portugal Formula One Grand Prix at the Algarve International Circuit near Portimao, Portugal, Saturday, May 1, 2021. The Portugal Grand Prix will be held on Sunday. (AP Photo/Manu Fernandez)
Valtteri Bottas Foto: AP/Manu Fernandez
Jakarta -

Pebalap Mercedes F1, Valtteri Bottas nampak kesal. Ia gagal finis dalam F1 GP Monaco 2021 gara-gara baut pada ban mobilnya tak bisa dilepas ketika masuk pit stop.

Pebalap asal Finlandia itu sebenarnya tampil meyakinkan, ia menempati posisi kedua saat balapan sudah berjalan separuh. Bottas lalu masuk ke dalam pit stop saat memasuki lap ke-30.

Apesnya, alat pembuka ban alias wheel gun milik tim mekanik Mercedes tidak bisa melepas ban kanan dari mobil yang dikendarai Bottas. Tim pun memutuskan untuk tidak melanjutkan balapan.

Atas insiden tersebut, Valtteri Bottas turun dari mobil dengan kesal. Dia melepas sarung tangan, lalu melemparnya.

[Gambas:Youtube]



Direktur Teknik Mercedes, James Allison menjelaskan ini salah satu kejadian yang langka. Terlebih penggunaan pitstop gun juga harus presisi dalam waktu sesingkat mungkin.

"Kami akhirnya tidak bisa melepaskan roda," ata Allison tertawa ketika ditanya bagaimana Mercedes mencopot ban saat di pit stop.

"Jika kita tidak bisa menggunakan pitstop gun dengan benar pada mur, maka itu dapat merusak permukaan penggerak mur. Kami menyebutnya machining the nut," tutur James Alisson.



"Ini sama saja seperti Anda mengambil obeng plus (Philips head screw), dan Anda tidak memasangnya dengan benar pada kepala sekrupnya," terangnya lagi.

Sederhananya, jika memasang wheel gun berkecepatan tinggi yang tidak benar membuat 'penggigit mur' terkikis sehingga membuat mur atau baut 'dol' hingga tak bisa terbuka.

Allison mengatakan Mercedes belum bisa melepaskan mur roda dari mobil. Dibutuhkan bor berkekuatan tinggi untuk melakukan pelepasan itu di pabriknya yang terletak di Brackley, Inggris.

"Melepasskannya harus menggunakan Dremel [alat putar] dan dengan menyakitkan memotong sisa-sisa mur roda. Kami akan melakukannya di pabrik," jelasnya.



Simak Video "Mercedes Benz Rilis Maybach S-Class Terbaru, Cocok Buat Pejabat Nih..."
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)