MotoGP 2021: Nakagami Tidak Mau Ulangi Kesalahan yang Sama Seperti Musim Lalu

Ilham Satria F - detikOto
Selasa, 23 Feb 2021 19:36 WIB
ALCANIZ, SPAIN - OCTOBER 18: Takaaki Nakagami of Japan and LCR Honda Idemitsu  celebrates the indipendent team victory under the podium during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon at Motorland Aragon Circuit on October 18, 2020 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Takaaki Nakagami dapat spesifikasi motor yang sama dengan Marc Marquez di MotoGP 2021 (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Pembalap Jepang, Takaaki Nakagami mengungkapkan kesiapannya untuk menghadapi MotoGP 2021. Dia bertekad tak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti tahun lalu.

Peluang Nakagami merah hasil oke di MotoGP 2021 terbuka seiring 'promosi' motor yang dia dapatkan. Per musim ini, Nakagami akan menunggangi motor RC213V 2021 dengan spesifikasi mesin sama dengan kepunyaan Marc Marquez dan Pol Espargaro.

Dalam tiga tahun ke belakang, Nakagami menunggangi motor MotoGP dengan spesifikasi yang berusia setahun di bawah para pembalap kelas utama Repsol Honda.

"Sangat bahagia sekali bisa pakai motor terbaru, karena tiga musim terakhir saya selalu menggunakan seri motor tahun sebelumnya. Kadang bagus, tapi kadang juga tidak," ujar Nakagami dikutip dari Crash.

Melihat jalannya musim lalu, Takaaki Nakagami tampil cukup impresif dengan berhasil finish di urutan ke-10 klasemen akhir MotoGP 2020. Secara mengejutkan dia adalah rider Honda dengan posisi paling tinggi di klasemen akhir, bertengger di posisi 10 meski tak sekalipun naik podium.

Tetapi Nakagami merasa belum puas, karena musim lalu dirinya tampil dalam tekanan hingga melakukan beberapa kesalahan.

"Tentu saja musim lalu adalah musim yang bagus untuk saya, tapi disisi lain saya tidak bisa mengendalikan diri karena berada dalam tekanan. Seperti musim lalu, saya terlalu bersemangat bisa start dari posisi terdepan di Aragon, tapi saya membuat kesalahan bodoh," kata Nakagami.

Salah satu kesalahan besar yang dibuat Nakagami terjadi di MotoGP Aragon. Berhasil merebut pole position, dia malah mengalami crash tak lama setelah start. Nakagami terjatuh di tikungan 4 dan membuyarkan impiannya meraih kemenangan perdana.

"Sebagai pengalaman itu sangat bagus, setidaknya saya mencoba semaksimal mungkin dan saya melakukan kesalahan. Tentu momen itu sangat mengecewakan, karena semua orang tahu saya bisa berjuang untuk meraih kemenangan, tapi setelah 20 detik balapan saya berada di gravel. Jadi dalam diri saya, musim lalu saya melakukan beberapa kesalahan pada saat momentum penting," ungkap rider pemilik nomor 30 itu.

Memasuki musim keempatnya di kelas teratas MotoGP, Nakagami berharap dapat memberikan yang terbaik dari musim lalu. Terutama mempersiapkan mental yang lebih kuat dan mengurangi beberapa kesalahan fatal.

"Dalam diri saya, saya yakin kami bisa lebih konsisten dan berjuang untuk menjadi yang teratas. Kami setidaknya harus berjuang meraih podium, karena target saya tahun ini adalah berjuang di kejuaraan MotoGP. Jadi setiap balapan saya harus tetap berada di posisi teratas," tutup Nakagami.



Simak Video "Ironi Nakagami di MotoGP Teruel"
[Gambas:Video 20detik]
(din/lua)