Mandalika Racing Team Mau Cetak Valentino Rossi Indonesia

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 17 Feb 2021 14:57 WIB
Direktur Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) Kemalsyah Nasution
Direktur Mandalika Racing Team Indonesia, Kemalsyah Nasution. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) yang didirikan akhir 2020 lalu bakal berpartisipasi di ajang balap CEV Moto2 dan Moto2 dengan menggandeng SAG Team Spanyol. MRTI tidak ingin sekadar mampir di event balap sekelas Grand Prix itu, oleh sebab itu rencana jangka panjang pun sudah disusun tim balap Indonesia yang diketuai Rapsel Ali itu.

Terbentuknya Mandalika Racing Team Indonesia memanfaatkan momentum pembangunan Sirkuit Mandalika, di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang siap menggelar MotoGP Indonesia.

"Sedikit kaget karena kita mau punya sirkuit terkeren di dunia, tapi kok kita nggak punya persiapan pebalap di situ. Atau paling nggak kan ada yang berbau Indonesia harus ada di situ nih, misal di tim pebalap maupun pebalapnya," buka Direktur MRTI, Kemalsyah Nasution, ditemui detikOto, di Jakarta (16/2).

"So, akhirnya di situ saya berpikir, harus ada jalan bagaimana supaya (Indonesia) bisa ada di grid. Kebetulan saya berteman dengan Pak Rapsel sudah lama dan kita sama-sama punya hobi motor dari 10 tahun yang lalu. Saya diskusi sama beliau dan akhirnya kita adakan pertemuan dengan Dimas dan teman-teman juga, untuk membahas ini dengan lebih konkret lagi, dan ternyata kita memang harus membangun sebuah tim balap di Indonesia supaya bisa menjadi jenjang pembinaan prestasi untuk pebalap-pebalap pemuda kita. Maka itu didirikanlah Mandalika Racing Team Indonesia," sambung Kemal.

Sebagai rencana jangka pendek, Mandalika Racing Team Indonesia telah menjalin kerja sama dengan SAG Team untuk berpartisipasi di balap CEV Moto2 dan Moto2. Kolaborasi ini menghasilkan tim Pertamina Mandalika SAG Team, dengan Thomas Luthi dan Bo Bendsneyder yang membalap di kelas Moto2 dan Dimas Ekky Pratama yang berkompetisi di CEV Moto2. Menurut Kemal, kerja sama ini berlangsung selama tiga tahun dan akan dievaluasi setiap tahun.

Sementara untuk rencana jangka panjangnya, MRTI bakal membentuk Mandalika Racing Academy untuk menjaring dan membina bibit-bibit pebalap muda Indonesia yang diproyeksikan sebagai penerus Dimas Ekky.

"Kita akan ada Mandalika Racing Academy. Jadi pembinaan pebalapnya akan berjenjang. Pembibitan itu sudah mulai dari sekarang, yaitu mulai dari Dimas Ekky. Jadi Dimas Ekky ini adalah pebalap Mandalika Racing Academy. Jadi jebolan pertama ini ya dia. Dimas Ekky sudah kita targetkan agar bisa top three atau top five agar bisa masuk ke Moto2 tahun depan. Jadi kita maunya Dimas Ekky 2022 sudah bisa berlaga di Moto2," lanjut Kemal.

"Setelah Dimas Ekky naik ke Moto2 kita harus pikirkan lagi siapa penggantinya di CEV Moto2. Nah ini nanti kita akan bikin perjenjangan atau pembinaan prestasi di tingkat nasional. Harapan kami mudah-mudahan Mandalika Racing Academy bisa menjadi harapan juga bagi bibit-bibit muda pecinta olahraga sepeda motor agar mereka ke depan bisa menjadi Valentino-Valentino Rossi di masa mendatang," tuturnya.



Simak Video "Mengenal Dimas Ekky Pratama, Pembalap Mandalika Racing Team Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)