Rossi Masih Sakit Hati Insiden di Sepang 2015, Tak Akan Pernah Maafkan Marquez

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 09 Feb 2021 15:32 WIB
Valentino Rossi menolak jabat tangan Marc Marquez
Marc Marquez dan Valentino Rossi Foto: Instagram @motogp
Jakarta -

Valentino Rossi belum bisa memaafkan Marc Marquez atas insiden yang terjadi pada 6 tahun silam. The Doctor mengaku sampai sekarang masih merasakan sakit hati atas peristiwa di Sirkuit Sepang tahun 2015 itu.

Enam tahun lalu, Valentino Rossi berjuang meraih gelar juara dunia ke-10. Tapi menurut The Doctor, pebalap Spanyol itu bersekongkol dengan Jorge Lorenzo untuk menghentikannya jadi juara dunia.

Marquez sebenarnya tidak benar-benar terlibat persaingan dengan Rossi. Dia sudah terlempar dari perlombaan menjadi juara dunia lantaran mengalami awal musim yang buruk. Adalah Jorge Lorenzo yang jadi lawan Rossi memperebutkan takhta juara dunia.

Marquez jadi 'orang ketiga' dalam duel Rossi dengan Lorenzo. Marquez dituding membantu Lorenzo di MotoGP Australia. Rossi menyebut Marquez sudah 'bermain-main' dengan pebalap lain untuk membantu Lorenzo meraih gelar juara--meski di Phillip Island ketika itu Marquez yang menang.

Hanya dalam periode sepekan, relasi Marquez dan Rossi mencapai titik nadir. Di MotoGP Malaysia keduanya terlibat duel panas, Rossi melakukan manuver yang dianggap berlebihan yang berujung dengan jatuhnya Marquez. The Doctor finis ketiga dalam race itu, tapi dia kena sanksi tiga poin penalti yang membuat dia harus start dari posisi paling belakang pada seri pamungkas di Valencia.

Meski start dari posisi paling belakang di Valencia, Rossi mampu melewati satu per satu pebalap di depannya dan akhirnya finis keempat. Akan tetapi, dia tak sanggup mengejar rombongan tiga pebalap terdepan, yaitu Lorenzo, Marquez, dan Dani Pedrosa.

Hasil di Valencia itu memusnahkan harapan Rossi untuk jadi juara dunia. Dia harus merelakan gelar jadi milik Lorenzo.

Rentetan balap itu belum bisa membuat Rossi memaafkan Marc Marquez.

"Mustahil untuk memaafkannya. Apa yang dia lakukan padaku tidak bisa dimaafkan," ujar Rossi seperti dikutip GPone, Selasa (9/2/2021).

"Ketika saya berpikir kembali ke hari-hari itu, saya masih memiliki perasaan yang sama. Dan sudah enam tahun. Saya tidak pikir tidak akan berubah," sambung Rossi.

Menyoal cedera Marc Marquez, sebagai sesama pebalap Rossi tak mampu menyimpulkan apakah Marquez dapat kembali prima usai cedera.

"Saya merasa sangat buruk bahwa dia tidak bisa balapan," kata Valentino.

"Jika dia membaik, sesuatu yang tidak diketahui orang sekarang, bahkan apakah dia akan sekuat sebelumnya. Tapi Marquez bukan lawan terkuat yang saya temui," ungkap Rossi.



Simak Video "Helm Marquez Bersaudara Dijajakan di IIMS 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)