Cerita Sopir Safety Car yang Was-was Dibuntuti Hamilton

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 03 Feb 2021 19:58 WIB
Mercedes-AMG GT R Official F1 Safety Car 2018
Mercedes-Benz AMG GT R mobil safety car F1 Foto: Mercedes-Benz
Jakarta -

Keterlibatan safety car (SC) dalam balapan F1 tak bisa dikesampingkan. Bernd Maylander, sopir SC kejuaraan Formula 1 sejak tahun 2000 mengungkap pebalap mana saja yang paling agresif saat dirinya mulai menggeber Mercedes-Benz AMG GT R.

Pemilihan sopir safety car tentu tak sembarang, Bernd Maylender sendiri merupakan eks pembalap DTM (Deutsche Tourenwagen Masters) atau balap mobil touring Jerman. Sebab dalam balapan F1, safety car punya peran vital, mulai dari mengatur jalannya balapan demi alasan keamanan hingga menentukan siapa yang juara.

Safety car jelas memegang peranan penting dalam kelangsungan balapan termasuk menyelamatkan driver jika kondisi trek tidak memungkinkan, misalnya kecelakaan atau hujan teramat lebat yang mempengaruhi jalannya balapan dan keselamatan pembalap.

Sementara itu peran SC tak terlepas dari Race Director, penanggung jawab kapan SC akan 'dilepas' dari kandangnya untuk menuntun para pembalap.

Meski Bernd Maylander sudah 20 tahun menjadi sopir safety car. Dia pernah berada di posisi paling depan dari bintang-bintang seperti Sebastian Vettel, Michael Schumacher dan Max Verstappen.

Sepanjang karir, Maylander telah memimpin lebih dari 700 putaran dalam perannya sebagai pengemudi safety car. Dalam podcast Beyond The Grid, mantan pebalap DTM itu mengungkap semua tentang pekerjaannya, termasuk bintang F1 mana yang paling sulit untuk memimpin saat balapan. Menurutnya Lewis Hamilton-lah yang bikin was-was.

"Michael cukup tenang; cukup sulit saya katakan. Valtteri Bottas, dia sangat keren di belakang. Dia selalu menggunakan jarak yang sama di belakang Safety Car. Max Verstappen, dia tidak terlalu memaksaku."

"Nico Rosberg, dia juga sangat tenang di belakangku, selalu dalam jarak yang tepat. Sebastian (Vettel), ya, juga sulit. Cukup dekat dengan Lewis, tapi Lewis jelas yang paling tangguh," kisah Berdn.

Ia menambahkan Lewis Hamilton selalu hilang dari pandangan spionnya. Kadang melakukan tailgating, akselerasi hingga ngerem mendadak. Hal ini bikin Berdn khawatir.

"Saya harus mengatakan kadang-kadang cukup sulit dengan Lewis di belakang saya karena dia selalu mendorong, dia berakselerasi, lalu ngerem, dia juga melakukan zig-zag. Terkadang dia sangat dekat dengan mobil,"

"Saya tidak yakin apakah dia ingin mengintimidasi saya, karena dia tahu itu. Itu gaya mengemudinya. Dia akan mencoba melakukan segalanya untuk menjaga bannya suhu yang tepat."

"Terkadang saya kehilangan dia di spion - apakah dia di sisi kiri atau kanan? - karena dia berada di titik buta," ungkap Bernd.

[Gambas:Instagram]



Berdn juga mengungkapkan betapa cepatnya mobil Formula 1 dibandingkan dengan Mobil Keamanan Mercedes AMG GT R miliknya, dengan perbandingan dari Grand Prix terbaru di Portimao.

"Jika saya benar, [putaran mobil F1] sekitar satu menit 17 detik, apakah itu benar? (sedangkan) Lap tercepat saya juga dengan ban baru sekitar 1 menti 58 detik [sekitar Portimao]. Itulah perbedaannya," jelas dia.

"Jika Anda membandingkannya dengan pesawat terbang: ini seperti jet pribadi yang bagus melawan Starfighter. Keduanya terbang, tapi dengan kecepatan berbeda," pungkasnya.



Simak Video "Mobil Formula 1 KW Ditilang Polisi di Garut!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)