'Legend' Mah Bebas, Mau Menang atau Kalah Rossi Tetap Ditunggu di MotoGP

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 30 Nov 2020 17:33 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - NOVEMBER 03: Valentino Rossi of Italy and Yamaha Factory Racing greets the fans during the MotoGP race during the MotoGP of Malaysia - Race at Sepang Circuit on November 03, 2019 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Apakah Valentino Rossi bakal pensiun tahun 2022? (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Valentino Rossi dinilai sudah tak peduli kata orang apakah dirinya harus pensiun atau lanjut. Pada periode akhir kariernya ini, The Doctor cuma mau bersenang-senang di ajang MotoGP. Toh fansnya masih luar biasa banyak dan aksinya terus dinantikan.

Valentino Rossi bakal mentas di MotoGP 2021 bersama tim satelit Petronas Yamaha SRT. Pertanyaannya kini, apakah pecinta MotoGP masih bisa melihat aksi Valentino Rossi di tahun-tahun berikutnya?

Alex Hoffman, mantan rider MotoGP menyebut Rossi adalah magnet MotoGP. The Doctor terbukti selalu menghadirkan massa dan kemeriahan dengan kelir kuning saat berlaga di seluruh penjuru dunia.

Menurutnya, saat Rossi menang atau kalah, juara dunia 9 kali itu akan tetap berada di pelana motor atas gairahnya sebagai pebalap. Meski diakui kecepatan Rossi kian menurun karena faktor usia.

MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 11:  Valentino Rossi of Movistar Yamaha MotoGP team celebrates with fans after the MotoGP of San Marino race at Misano World Circuit on September 11, 2016 in Misano Adriatico, Italy.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Fans Rossi di Misano tahun 2016 Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images

"Pertama-tama, saya pikir The Doctor berdiri di atas segalanya untuk dirinya sendiri," kata Alex Hofmann kepada ServusTV, dikutip detikcom, Senin (30/11/2020).

"Ketika fans berpikir apakah dia harus tetap berlaga di MotoGP atau tidak, dia tidak peduli."

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 15:  Valentino Rossi of Italy and Movistar Yamaha MotoGP walks out of track after crashed out during the MotoGp Tests In Valencia at Ricardo Tormo Circuit on November 15, 2016 in Valencia, Spain.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Valentino Rossi Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images

"Selama dia bersenang-senang mengendarai MotoGP, selama dia akan mengendarai MotoGP. Dia akan memutuskannya," jelas Hoffman.

"Kami telah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa (perlu) kecepatan untuk gelar dunia, kecepatan untuk menjadi yang tercepat di lintasan, itu tidak pernah ada untuk Valentino selama hampir sepuluh tahun," ujar Hoffman.

Bukan apa-apa, musim 2020 merupakan hasil terburuk yang didapat Rossi di sepanjang kariernya bersama Yamaha. Sepanjang musim ini, The Doctor hanya mengoleksi 66 angka saja dan harus puas berada di urutan 15 klasemen akhir.

JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 26: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team celebrates the third place on the podium during the MotoGP race during the MotoGP of Andalucia - Race at Circuito de Jerez on July 26, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Valentino Rossi podium ketiga di MotoGP Andalusia Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Tahun depan adalah momen yang penting untuk penggemar Rossi dan penyelenggara MotoGP. Ia dikontrak satu musim bersama Petronas Yamaha SRT.

Masih tanda tanya besar apakah MotoGP 2021 akan jadi musim terakhir Rossi membalap di MotoGP. Tapi yang pasti dengan situasi saat ini masa-masa pensiun sudah kian mendekati The Doctor.

Meski dibayang-bayang pensiun, Valentino Rossi akan berlaga bersama ketiga muridnya; Franco Morbidelli, Francesco Bagnaia, Ennea Bastianini dan Luca Marini tahun depan. Akankah ini jadi perpisahan yang manis bagi Rossi, dengan melahirkan bakat-bakat Italia untuk bersaing dengan para pebalap top yang kini didominasi asal Spanyol.

DOHA, QATAR - MARCH 07: (L-R) Franco Morbidelli of Italy and Petronas Yamaha SRT,  Valentino Rossi of Italy and Yamaha Factory Racing and Francesco Bagnaia of Italy and Alma Pramac Racing pose on track during MotoGP of Qatar - Previews at Losail Circuit on March 07, 2019 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Franco Morbidelli, Valentino Rossi, dan Francesco Bagnaia foto bersama Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Hoffman sebagai eks kompetitornya di GP kelas 500 cc tahu betul aura Rossi tetap dibutuhkan MotoGP. Meski The Doctor hanya berada di dalam paddock, bersama akademi balapnya Sky Racing VR46 yang saat ini naik kelas MotoGP 'menebeng' tim satelit Ducati, Esponsorama Racing (Reale Avintia).

"Kami hanya bisa berharap bahwa dalam waktu dua tahun dia akan sepenuhnya mengambil alih tim MotoGP dan bahwa menempatkannya di lokasi sebagai manajer tim. Dia termasuk dalam tim berada di paddock. Jutaan orang di seluruh dunia ingin terus melihatnya di sana," jelas Hoffman.



Simak Video "Rossi Dipastikan Ikut Balapan di MotoGP Valencia Usai Negatif Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)