Bakal Jadi Rekan Satu Garasi, Rossi dan Morbidelli Dituntut Profesional

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 28 Okt 2020 13:46 WIB
VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 08:  (L-R) Niccolo Antonelli of Italy and Junior Team Go&Fun Moto3, Valentino Rossi of Italy and Movistar Yamaha MotoGP and Franco Morbidelli of Italy and Italtrans Racing Team pose during the press conference during the MotoGP of Valencia - Qualifying at Ricardo Tormo Circuit on November 8, 2014 in Valencia, Spain.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Valentino Rossi dan Franco Morbidelli di tahun 2014. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta -

Tahun depan Valentino Rossi dan muridnya, Franco Morbidelli bakal menjadi rekan satu garasi di Petronas Yamaha SRT. Keduanya pun dituntut untuk bersikap profesional, dan sedikit menyampingkan hubungan emosional antara guru dan murid.

Seperti dikatakan Kepala Mekanik Franco Morbidelli di tim Petronas Yamaha SRT, Ramon Forcada, kebersamaan dua teman dalam satu 'paddock' bisa jadi pisau bermata dua, bagi Rossi dan Morbidelli, maupun untuk tim mekanik.

Forcada pun mengingatkan Valentino Rossi dan Franco Morbidelli agar tidak saling memfasilitasi, melainkan menjaga persaingan sehat yang bisa mendorong keduanya untuk memberikan hasil terbaik.

"Satu-satunya hal yang penting adalah, mereka tidak tergoda untuk membantu satu sama lain," jelas Forcada, dikutip dari Tuttomotoriweb.

"Karena ini, menurut saya, berdasarkan pengalaman saya, bisa menjadi sebuah bencana. Anda tidak bisa mengatakan 'Ayo, saya akan membantu Anda dalam kualifikasi ini dan Anda akan membantu saya di kompetisi berikutnya'," lanjut mekanik sarat pengalaman asal Spanyol itu.

Forcada bisa berbicara seperti itu karena dia pernah menjabat sebagai Chief Engineer, Jorge Lorenzo. Forcada pernah berada di tengah permusuhan yang sengit ketika Rossi dan Lorenzo menjadi rekan satu tim di garasi tim Yamaha Factory. Namun Forcada menegaskan situasinya sangat berbeda ketika Rossi dan Morbidelli yang menjadi rekan satu tim.

"Hubungan Valentino Rossi dengan Franky (Franco Morbidelli) tidak ada hubungannya dengan apa yang pernah dia alami bersama Jorge Lorenzo , terutama di tahun-tahun awal," jelas mekanik, yang juga pernah menangani Maverick Vinales itu.

Morbidelli sendiri tampil cukup sip di MotoGP 2020. Sepanjang 11 seri, pebalap berambut gondrong itu berhasil naik podium tertinggi 2 kali, di San Marino dan MotoGP Teruel pekan lalu.

Pebalap jebolan akademi VR46 itu saat ini menempati posisi keempat klasemen sementara MotoGP 2020 dan hanya berjarak 25 poin dari pemimpin klasemen, Joan Mir.

"Franky telah membuat perubahan yang sangat penting dari sudut pandang mental dan ini juga telah membuatnya mengubah gaya hidupnya," ungkap Forcada.

MotoGP 2020 akan berlanjut di sirkuit Valencia dalam dua seri yakni MotoGP Eropa 2020 dan MotoGP Valencia, masing-masing pada 8 dan 15 November. Kejuaraan dunia ditutup pada seri pamungkas dalam MotoGP Portugal di Portimao tanggal 22 November. Peluang jadi juara juara masih terbuka bagi pebalap kelahiran Roma, 26 tahun silam itu.



Simak Video "Kemarin Rossi, Kini Morbidelli yang Tiba-tiba Menepi di MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)