Kibarkan Bendera Putih, Vinales: Motor Suzuki Tidak Bisa Dikalahkan

Rizki Pratama - detikOto
Selasa, 27 Okt 2020 18:43 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 20: Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team drinks on grid during the MotoGP race during the MotoGP Of San Marino - Race at Misano World Circuit on September 20, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Vinales lupakan gelar juara MotoGP 2020. (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Joan Mir Bertengger di posisi puncak dengan mengemas 137 poin saat MotoGP 2020 tinggal menyisakan tiga race lagi. Peringkat ke-3 sementara, Maverick Vinales yang memiliki 118 poin sudah mengibarkan bendera putih dalam persaingan gelar juara.

Pernyataan ini dilontarkan Vinales usai dirinya hanya mampu finis di peringkat 7 MotoGP Teruel. Ia pun tidak melihat ada kesempatan untuk merebut pucuk klasemen di tiga balapan terakhir. Alasan lainnya juga adalah Vinales merasa motor Yamaha tak lebih baik dari motor Suzuki

"Sangat tidak mungkin dengan motor yang kami pakai sekarang. Motor yang mereka miliki sekarang berada di level lain dan kami tidak dapat berbuat apa-apa," ungkap Vinales.

Tentunya hasilnya akan beda jika Yamaha mampu menyiapkan motor yang lebih baik di sisa rangkaian MotoGP 2020.

"Kami perlu menyiapkan motor yang sempurna di Valencia, melakukan start bagus, dan lihat apa hasilnya. Saya akan mencoba tampil lebih baik dan segar," tuturnya.

Vinales mengungkapkan keunggulan motor Suzuki adalah dapat berbelok dengan cepat. Motor Suzuki pun juga tidak kesulitan keluar dari tikungan dengan cepat.

"Suzuki bisa berbelok cepat, memiliki kecepatan saat tikungan, dan tidak banyak melebar. Itu tidak dapat dilakukan hanya dengan menarik gas lebih cepat. Rencana kami adalah meningkatkan kemampuan motor," lanjutnya.

Ia juga melihat kestabilan motor Suzuki dari balapan ke balapan. Dibanding Suzuki, Yamaha sebenarnya tim yang paling banyak memenangi balapan. Akan tetapi Joan Mir adalah pebalap yang paling konsisten naik podium musim ini.

"Kamu bisa lihat hasil balapan Mir. Kedua, kedua, ketiga, kedua, ketiga. Satu-satunya yang membuat ia tak memenangkan balapan adalah ia tidak memulai balapan di barisan terdepan," katanya.

Berbeda dengan Yamaha yang selalu memukau di sesi latihan hingga kualifikasi. Saat balapan, motor Yamaha seakan sudah kehabisan tajinya.

"Motor kami sangat bagus di hari Jumat, kami bisa menang juga, tapi ketika tidak bisa tidak ada yang bisa kami lakukan. Kalau ada grip, Yamaha adalah motor terbaik. Tapi kalau kelihangan grip kami tidak ada apa-apanya. Saya mengganti tenaga, maping, engine brake, berkendara dengan halus, berkendara secara agresif tapi hasilnya tetap sama," geramnya.



Simak Video "Ironi Nakagami di MotoGP Teruel"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)