Gagal Hat-trick Podium: Alex Marquez Ngaku Grasah Grusuh

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 26 Okt 2020 13:43 WIB
ALCANIZ, SPAIN - OCTOBER 24: Alex Marquez of Spain and Repsol Honda Honda leads the field during the qualifying for the MotoGP of Teruel at Motorland Aragon Circuit on October 24, 2020 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Alex Marquez gagal hatrick podium Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Alex Marquez gagal melanjutkan performa positifnya di MotoGP Teruel 2020. Pebalap Repsol Honda itu mengaku tak sabaran, hingga akhirnya terjatuh saat menyisakan 10 putaran lagi.

Di Sirkuit MotorLand Aragon, Minggu (25/10), Alex Marquez start dari posisi 10, perlahan ia mulai melahap satu per satu pebalap di depannya. Saat menyisakan 10 putaran, adik Marc Marquez itu berhasil menempati posisi keempat. Namun, akhirnya ia mencium aspal di tikungan dua, pupus sudah harapannya untuk kembali naik podium.

Rider berusia 24 tahun ini mengatakan tidak ada masalah yang dialami pada motornya. RC213V miliknya sudah nyetel sedari awal balapan. Alex mengaku kalau crash ini adalah murni kesalahannya sebagai pebalap rookie.

"Saya melakukan kesalahan dan akhirnya terjatuh. Pada saat itu, saya terlalu banyak berpikir untuk naik podium untuk ketiga kalinya dan, akibatnya, saya tidak memiliki ketenangan dan kesabaran yang diperlukan, dan membuat kesalahan. Saya pasti akan belajar dari kesalahan ini untuk balapan mendatang," ujar Alex seperti dikutip dari GPone, Senin (26/10/2020).

Alex juga membantah kalau crash-nya kali ini disebabkan karena salah pemilihan ban, yang membuatnya gagal meneruskan raihan podium beruntun, setelah di MotoGP Prancis dan MotoGP Aragon.

"Ban tidak ada hubungannya dengan jatuh. Di FP4, saya merasa baik dengan bagian depan yang keras dan, akibatnya, saya memilih jenis pilihan itu setelah apa yang terjadi Minggu lalu, ketika saya tidak bisa menang karena pilihan ban. Saya pikir keputusan hari ini benar, mengingat saya memiliki perasaan yang baik selama balapan," ungkap Alex.

Alex juga mengomentari aksi kejar-kejarannya dengan Johann Zarco, menurutnya rider Ducati itu telah membuatnya kehilangan banyak waktu dan sengaja menutupi lajurnya.

"Menurut pendapat saya hari ini Johann tidak terlalu pintar, karena dia membuat saya membuang banyak waktu tanpa perlu. Ketika dia akhirnya bertarung dengan Mir, dia tidak berpikir untuk menghalangi dia sedikit pun dan membiarkan dia melepaskan diri, tetapi, denganku, dia berperilaku sebaliknya, meskipun memiliki kecepatan yang lebih tinggi daripada dia. Pada akhirnya, saya berhasil melewatinya, tetapi kemudian saya jatuh saat mencoba mengejar Mir," tutur Alex Marquez.

Secara matematis Marquez masih berpeluang untuk mendapatkan gelar jawara MotoGP 2020. Saat ini ia menempati peringkat ke-13 klasemen dengan 67 poin. Sementara 75 poin maksimal masih bisa diperebutkan disisa akhir balapan.



Simak Video "Ironi Nakagami di MotoGP Teruel"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)