Bos Repsol Honda: Alex Marquez Cepat Adaptasi, Beda dengan Lorenzo Dulu

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 25 Okt 2020 07:35 WIB
ALCANIZ, SPAIN - OCTOBER 18: Alex Marquez of Spain and Repsol Honda Honda celebrates the second place on the podium during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon at Motorland Aragon Circuit on October 18, 2020 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Alex Marquez dinilai bisa beradaptasi lebih cepat dengan motor Honda ketimbang Jorge Lorenzo (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Alex Marquez dibanggakan bos Repsol Honda, Alberto Puig. Performanya dinilai lebih baik dari Jorge Lorenzo saat menunggangi RC213V.

Di delapan seri balapan sebelumnya, Alex Marquez memang memgalami kesulitan untuk sekadar finis 10 besar. Namun dua seri terakhir dia membuktikan bisa berkontrbusi dengan finis di atas podium, yang sekaligus menjawab banyak pertanyaan akan kepantasan dia direkrut Repsol Honda.

Pada MotoGP Prancis Minggu (11/10/2020), Alex Marquez berhasil berhasil menaklukkan Sirkuit Bugatti yang basah karena hujan. Start dari posisi 18, ia akhirnya mampu menyalip lawannya satu per satu dan akhirnya finis sebagai runner-up di belakang Danilo Petrucci.

Sementara saat balapan di Aragon, dia kembali menempati podium dua dan hanya kalah bersaing dengan Alex Rins yang keluar sebagai juara. Terbaru saat latihan bebas pertama di Teruel, Alex Marquez berhasil jadi yang tercepat.

Bos Repsol Honda Alberto Puig pun tak menyangka Alex Marquez bisa cepat beradaptasi. Bahkan juara Moto2 2019 itu kini sudah lebih nyaman dengan motor RC213V miliknya.

ALCANIZ, SPAIN - OCTOBER 18: Alex Marquez of Spain and Repsol Honda Honda celebrates the second place on the podium during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon at Motorland Aragon Circuit on October 18, 2020 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Alex Marquez naik podium di Aragon (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)

"Dia mencapai titik di mana dia sekarang memahaminya lebih baik daripada tiga atau empat bulan lalu," kata Puig seperti dikutip dari laman DAZN, Sabtu (24/10/2020).

Pencapaian Alex Marquez juga jadi pembenaran bagi Puig bahwa motornya itu tak hanya diciptakan untuk Marc Marquez. Ia sekaligus membantah RC213V jadi motor yang sulit dikendalikan rider MotoGP.

"Dia mulai memahami bagaimana motor dikendarai dan hanya dengan tujuh atau delapan balapan dia sudah naik podium. Ini menunjukkan bahwa sepeda tidak seburuk yang dikatakan orang," jelas Puig.

Puig melanjutkan beda dengan Lorenzo. Rider asal Spanyol bergabung dengan Honda menggantikan Dani Pedrosa, setelah menjalani dua musim bersama Ducati. Sepanjang musim MotoGP 2019, ia cukup kesulitan mengendarai motor RC213V, serta diperparah dengan berbagai masalah yang dialaminya.

Di musim 2019 lalu, ia tak pernah memenangi race. Jangankan masuk tiga besar. Menembus masuk 10 pebalap terdepan saja dia tak mampu melakukannya. Hasil terbaik Lorenzo adalah posisi 11 di Prancis.

ALCANIZ, SPAIN - OCTOBER 17: Alex Marquez of Spain and Repsol Honda Honda starts from box during the qualifying for the MotoGP of Aragon at Motorland Aragon Circuit on October 17, 2020 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Dua balapan beruntun berhasil naik podium, Alex Marquz dinilai bisa beradaptasi lebih cepat dengan motornya ketimbang Jorge Lorenzo (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)

"Alex dalam waktu yang sangat singkat telah mengambil langkah yang mengerikan dan mengendarai sepeda motor yang, begitu Anda memahaminya, Anda dapat membuatnya melaju dengan cepat dan ia melakukannya,"

"Ada pebalap yang, misalnya, tahun lalu, pebalap hebat, jika bukan salah satu yang terbaik dalam sejarah, seperti Jorge Lorenzo, tidak mampu memahami motornya dan itulah mengapa sulit baginya untuk mengambil langkah," tambah manajer tim tentang langkah maju yang luar biasa dari rookie, juara Moto2.



Simak Video "Kalahkan Marquez, Brad Binder Sabet Rookie of The Year MotoGP 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)