Jumat, 25 Sep 2020 09:35 WIB

Gabung Petronas, Rossi Sempat Marah Kepada Yamaha

Luthfi Anshori - detikOto
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 10: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team looks on during the press conference pre-event during the MotoGP Of San Marino - Previews at Misano World Circuit on September 10, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Valentino Rossi dipastikan bergabung dengan Petronas Yamaha SRT musim depan. Namun pebalap berjuluk The Doctor itu sempat marah kepada Yamaha. Apa alasannya?

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengumumkan bergabung dengan Petronas Yamaha SRT untuk kompetisi MotoGP 2021. Pengumuman itu disampaikan Rossi di Barcelona, Spanyol, Kamis (24/9) kemarin.

"Kami mencoba untuk menandatangani (kesepakatan tersebut) akhir pekan ini. Antara dua balapan di Misano dan beberapa hari terakhir, semuanya sudah diputuskan. Situasinya sangat jelas, saya akan membalap untuk Petronas tahun depan," kata Rossi, dikutip dari Speedweek.

"Tapi kontraknya panjang dan kami tidak terburu-buru, karena kami sudah sepakat. Saya pikir saya akan menandatangani akhir pekan ini. Dan saya sangat senang untuk melanjutkan tahun depan - bersama dengan Yamaha dan Petronas. Kami akan memberi tahu Anda sesegera mungkin," sambungnya.

Pebalap bernomor 46 itu mendapat kontrak bersama Petronas Yamaha SRT selama satu tahun saja. Hal itu dikarenakan kontrak tim-tim satelit MotoGP bersama Dorna bakal berakhir di tahun 2021 dan akan dilakukan reorganisasi pada MotoGP 2022.

Menyinggung soal kontrak jangka pendeknya, Rossi pun angkat bicara. Pebalap berusia 41 tahun itu sedikit marah dengan kesepakatan tersebut. Namun akhirnya ia menyetujuinya, karena ternyata kerja sama ia bersama Yamaha dan Petronas punya opsi untuk diperpanjang.

"Saya sedikit marah dengan Yamaha, tidak, tidak benar-benar marah, tapi pada awalnya sepertinya hanya kontrak satu tahun yang sederhana. Dan saya berkata, 'Tidak, itu tidak benar'. Ini jelas bukan kontrak terakhir saya, kami harus melihatnya dulu. Dan mereka telah memahaminya dan juga setuju. Tetapi kami memutuskan bersama bahwa kami akan menyelesaikan kontrak satu tahun untuk saat ini. Lalu kita akan lihat nanti," kata pebalap kelahiran Urbino, Italia.

Rossi bakal membawa orang-orang lamanya ke paddock Petronas Yamaha SRT, seperti kepala kru David Munoz, pelatih Idalio Gavira, dan operator telemetri Matteo Flamigni. Sementara mekanik lamanya, Alex Briggs dan Brent Stephens, tidak akan dipekerjakan lagi.



Simak Video "Insiden Rossi di MotoGP 2020: Motor Mogok hingga Low Side"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com