Rabu, 23 Sep 2020 19:40 WIB

Curhat Pol Espargaro: Baper Batal Jadi Pebalap Pabrikan Yamaha

Ridwan Arifin - detikOto
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 20: Pol Espargaro of Spain and Red Bull KTM Factory Racing celebrates the third place with champagne on the podium at the end of the MotoGP race during the MotoGP Of San Marino - Race at Misano World Circuit on September 20, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Pol Espargaro batal jadi pebalap pabrikan Yamaha (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Sudah empat tahun Pol Espargaro menjadi pebalap pabrikan KTM. Musim depan ia bakal beralih ke Honda menemani Marc Marquez. Tapi menjadi pebalap pabrikan Yamaha merupakan salah satu impiannya yang tak pernah terwujud.

Pol Espargaro naik daun setelah dia menyandang status gelar juara dunia Moto2 2013. Sejak tampil di MotoGP, Espargaro sudah menghabiskannya bersama Yamaha Tech 3. Tapi kebersamaan tersebut hanya berjalan 3 musim saja.

Saat memperkuat Yamaha Tech 3, Pol Espargaro mendapat tawaran dari Suzuki Ecstar pada pertengahan 2014. Namun Managing Director Yamaha Lin Jarvis menjanjikan tempat bagi Pol di tim Pabrikan andai dia bertahan di Tim Satelit.

"Pada saat itu saya berbicara dengan Lin Jarvis, bos Yamaha, yang mengatakan kepada saya untuk tetap bersama tim satelit karena Valentino akan pensiun dan mereka membutuhkan pembalap yang lebih muda," ungkap Pol Espargaro seperti dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (23/9/2020).

Gagal mendapatkan Pol. Suzuki Ecstar akhirnya merekrut Maverick Vinales pada 2015. Pebalap asal Spanyol itu memperkuat Suzuki hanya dua tahun, dan kemudian justru pindah ke tim pabrikan Yamaha menemani Valentino Rossi pada 2017.

"Dia kemudian membantahnya (menjanjikan saya sebagai kandidat pebalap tim pabrikan) pada konferensi pers, yang membuat saya merasa sangat buruk," kata Pol Espargaro.

Pada tahun yang sama, Espargaro pun akhirnya memutuskan pindah ke tim pabrikan KTM karena tak kunjung menjadi pebalap pabrikan di Yamaha. Saat itu Pol Espargarò berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan pernah menolak tawaran dari tim pabrikan manapun.

"Karena saya ingin mencapai puncak dan ini adalah satu-satunya pilihan (bergabung dengan tim pabrikan-Red) yang saya miliki." tutur dia.

Rider asal Spanyol itu pada akhirnya sudah mencapai kesepakatan dengan Honda Racing Corporation (HRC) mulai 2021 untuk menjadi tandem Marc Marquez. Meski gabung dengan tim juara dunia, Pol menyadari kalau perjalanannya tidak akan mudah. Dia sadar betul RC213V bukan motor yang mudah dijinakkan.

"Anda bisa mengendarai Honda dengan rasa takut atau mengendarai Honda dengan ambisi. Saya tidak sabar untuk belajar dari yang terbaik, memahami apa yang dilakukan Marc, dan melihat apakah motornya sesulit yang mereka katakan," kata Pol Espargarò.



Simak Video "Momen Marquez Larang Espargaro Bocorkan Rahasia Motor Honda"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com