Maverick Vinales Mengeluh, Motornya Terasa Beda

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 15 Agu 2020 18:50 WIB
Monster Energy Yamaha Spanish rider Maverick Vinales takes part in the MotoGP first qualifying session of the Andalucia Grand Prix at the Jerez race track in Jerez de la Frontera on July 25, 2020. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP)
Maverick Vinales jadi yang tercepat di sesi latihan bebas III MotoGP Austria, tapi sebelum itu dia mengeluhkan ada masalah dengan motornya (AFP/JAVIER SORIANO)
Jakarta -

Maverick Vinales mengeluh masalah yang terjadi pada motornya sejak balapan di Brno. Pada hari pertama di Spielberg, Austria, ia masih berjuang keras untuk menjadi yang tercepat.

Saat Latihan Bebas I, Vinales hanya tercepat ke-11. Selanjutnya pada Latihan Bebas II, Vinales tercepat kedelapan. Sebelum akhirnya bisa jadi yang tercepat di free practice III, dia mengeluhkan motornya yang terasa berbeda.

Vinales tidak bisa menjelaskan mengapa dia berjuang keras dengan ban belakang. Sejak balapan di Ceko, Vinales belum merasa ada peningkatan, apalagi di sirkuit Red Bull Ring yang bukan menjadi trek facorit pebalap Yamaha.

"Kita harus memahami alasannya. Kami memiliki perasaan yang baik di bagian depan, tapi ban belakang terasa buruk. Itu lucu. Rasanya seperti saya mengendarai motor yang sama sekali berbeda sekarang," kata Vinales dikutip Speedweek.

Rider asal Spanyol itu tidak mau menyalahkan ban. Sebab, semua pebalap MotoGP menggunakan ban yang sama.

"Setiap pebalap menggunakan ban ini, jadi setiap orang harus bisa mengatasinya," katanya.

"Kami memiliki masalah di tengah kurva, itu masalah besar. Membelokkan motor, itulah yang akan kami fokuskan, karena itulah yang saya perjuangkan. Kami harus fokus untuk menyelesaikannya," ucapnya.

"Itu bisa terjadi lagi dan lagi dan kita harus belajar darinya. Akhir pekan ini adalah tentang menangani masalah dan mengembangkan perasaan untuk itu dan minggu depan kita harus menyelesaikannya."

Dilansir Crash, Vinales mengeluhkan soal akselerasi motor dan cengkeraman ban belakang. Untuk itu, Vinales dan timnya harus kerja keras untuk mengatasi hal itu.

"Ini membuat frustrasi jika kita tidak menyelesaikan masalah itu. Kami memiliki dua akhir pekan untuk melakukannya dan belajar untuk tahun-tahun berikutnya karena itu bisa terjadi kapan saja. Bagi saya, akhir pekan ini akan sangat penting untuk meningkatkan perasaan itu dan akhir pekan depan untuk menyelesaikan masalah itu. Kami memiliki akhir pekan yang penting untuk menyelesaikan masalah dari Brno dan di sini," ucapnya.



Simak Video "Balada Quartararo: Manis-manis Dahulu, Pahit Kemudian"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)