Selasa, 04 Agu 2020 17:34 WIB

Motor Yamaha Bikin Rossi Lebih Pede, Ini Salah Satu Ubahannya

Rangga Rahadiansyah - detikOto
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 17: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team rounds the bend during the MotoGP of Spain - Free Practice at Circuito de Jerez on July 17, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi mengaku lebih nyaman dengan motornya setelah disetel ulang. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Setelah podium di MotoGP Andalusia, Valentino Rossi, mengaku lebih nyaman menggunakan motor Yamaha YZR-M1. Sebelumnya, Rossi merasa motor M1 yang ia tunggangi bukan motornya.

Menurut Managing Director Yamaha Racing Lin Jarvis, Rossi dan krunya telah membuat perubahan yang sangat berpengaruh pada motornya ketika melakoni balap MotoGP Andalusia.

Rossi sendiri tak menyebutkan secara detail apa yang dimodifikasinya pada motor Yamaha M1. Namun, salah satu stasiun TV di Italia menemukan ada perubahan pada bagian pivot atau poros swingarm motor Rossi.

"Ini bukan hanya pivot, tapi kami memiliki beberapa perbedaan lain. Ini gaya lain dari motor," kata Rossi seperti dikutip Crash.

Dengan perubahan pada motornya itu, Rossi mengalami perbaikan dari segi pengereman dan memasuki tikungan. Sehingga pada MotoGP Andalusia beberapa pekan lalu, Rossi memberikan perlawanan kepada rekan setimnya, Maverick Vinales, meski akhirnya finis di belakang Vinales.

Rossi mengonfirmasi bahwa keseimbangan bobot motor adalah masalah inti motor Yamaha. Ia menyebut, dalam beberapa tahun terakhir Yamaha mengalami banyak degradasi ban belakang.

"Jadi pada akhir 2018 dan awal 2019, mereka (Yamaha) mulai menyeimbangkan motor untuk menghemat ban," kata The Doctor.

"Itu sangat bagus untuk Maverick dan Fabio (Quartararo). Bagi saya, itu bagus pada awalnya karena saya meraih dua podium (di Argentina dan Austin 2019). Tapi saya tidak memperbaiki masalah dengan ban dan saya tidak bisa mengendarai motor (seperti yang saya inginkan) karena saya merasa sangat berbeda, terutama ketika saya memasuki tikungan."

"Terlepas dari dua podium di awal musim, saya selalu memiliki masalah yang sama."

Hal itu beda halnya dengan Vinales dan Quartararo yang bisa membawa motor M1-nya dengan cepat. Sementara Rossi tak bisa beradaptasi dengan settingan motor yang sama.

"Ketika Anda mengendarai motor (dengan settingan) yang sama dengan Fabio dan Maverick dan mereka bisa begitu cepat, begitu kuat, Yamaha berpikir saya harus mengendarainya seperti mereka. Tapi (Yamaha) perlu mendukung saya karena saya di sini di tim pabrikan dan tahun depan saya akan balapan dengan Petronas, jadi mereka harus percara kepada saya karena mungkin saya tidak lebih cepat di lintasan, tapi saya bisa membuat balapan yang baik," ucap Rossi.

Menurut Lin Jarvis, Rossi mendorong Yamaha untuk mengubah setelah motornya. Ia menyebut, Rossi meminta motornya menggunakan setelah masa lalu.

"Rossi selalu memiliki masalah dengan cengkeraman ban. Setelah akhir pekan lalu ia mengubah sesuatu dan mendorong (kami) untuk menggunakan ke setelan yang digunakan pada masa lalu," ungkap Lin Jarvis.

"Ban sudah berubah, motornya juga tapi dia tetap minta setelan motor waktu yang lalu. Ini tidak mudah untuk mengubahnya, karena pabrikan Yamaha di Jepang punya data dan mengikuti itu," sebutnya.



Simak Video "Rossi Posisi Ketujuh Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com