Kamis, 30 Jul 2020 08:36 WIB

Rossi Sudah Buktikan, Sinyal Bagus Buat Yamaha untuk Percaya Padanya

Ridwan Arifin - detikOto
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 17: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team rounds the bend during the MotoGP of Spain - Free Practice at Circuito de Jerez on July 17, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Valentino Rossi mampu naik ke podium tiga di MotoGP Andalusia. Eks pelatih Rossi, Luca Cadalora angkat bicara bahwa Yamaha sebaiknya mendengarkan dan percaya dengan keinginan Rossi.

Sebelum balapan dimulai, Rossi tak mendapatkan keinginan untuk turun ke lintasan menggunakan set-up yang sesuai dengan gaya membalapnya.

Sebaliknya, insinyur Yamaha memberikan set up motor sesuai data yang mereka miliki. Perlu waktu 4 hari bagi Rossi untuk meyakinkan timnya agar melakukan set up ulang motor sesuai gaya balapnya. Hasilnya mengejutkan, pebalap berusia 41 tahun ini berhasil naik ke podium.

"Ini hasil yang memuaskan, meski tidak menjadi juara. Ini sinyal yang kuat, mereka (tim Yamaha) mengadopsi motor sesuai dengan keinginan Valentino Rossi dan dia (Rossi) memberikan jawaban yang penting. Dia (Rossi) kasih tahu jika mereka mengikuti arahannya, dia bisa sampai di sana (podium)," ujar Luca seperti dikutip dari GPone, Kamis (30/7/2020).

Berkaca dari seri sirkuit Jerez, Luca mengatakan pekerjaan rumah bagi tim Yamaha lainnya menyoal manajemen penggunaan ban.

"Di Jerez Quartararo nggak bisa dikejar oleh siapa pun, tapi Valentino dan timnya perlu melanjutkan pekerjaannya, mereka harus terus memperbaikinya. Aku lihat dia (Rossi) kesuliatan di 4 lap terakhir, daya cengkeram ban berkurang habis, tapi ini bisa diselesaikan dengan beberapa settingan," ujar dia.

Sebelumnya Rossi sempat curhat soal hubungannya dengan Yamaha. "Aku harus berantem dengan Yamaha selama 4 hari untuk memodifikasi motor. Jika saja saya menyerah, itu (MotoGP Andalusia) akan jadi balapan buruk lainnya," cetus pemilik sembilan gelar juara dunia itu.

Kenapa Yamaha sulit sekali mendengar keinginan Valentino Rossi?

"Anda mau tahu kebenarannya? Karena ada Vinales dan Quartararo yang sangat cepat dengan motor itu. Aku 41 tahun dan mereka bilang aku harus belajar mengendarai motor seperti mereka."

Aku ingin bertarung, saat mereka mengizinkanku mengubah motor seperti yang aku inginkan. Aku merasa lebih baik. Aku menemukan motor yang sesuai dengan gaya membalapku," tuntas Rossi.



Simak Video "Valentino Rossi Gabung Petronas?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com