Selasa, 28 Jul 2020 11:54 WIB

Curhat Valentino Rossi: Aku Berantem dengan Yamaha

Tim Detikcom - detikOto
Monster Energy Yamaha MotoGP Italian driver Valentino Rossi attends a press conference at the Ricardo Tormo racetrack, in Cheste, near Valencia, on November 14, 2019 ahead of the Valencia Grand Prix. (Photo by JOSE JORDAN / STR / AFP) Valentino Rossi mengaku sempat berantem dengan Tim Yamaha (AFP/JOSE JORDAN)
Jakarta -

Valentino Rossi akhirnya buka suara soal hubungannya dengan Yamaha. The Doctor mengaku beratem dengan tim pabrikan asal Jepang itu.

Rossi sebenarnya sudah mengindikasikan ada kendala dalam hubungannya dengan Yamaha usai naik podium MotoGP Andalusia di akhir pekan lalu. Dia menyebut 'ada keputusan politis' yang dibuat tim Yamaha terkait set up motor untuk balapan.

Rossi dalam wawancaranya dengan GPOne menyebut dia sudah 'dipaksa' mengendarai motor yang sebenarnya tak sesuai dengan keinginannya. Motor yang kemudian dia sebut 'bukan motor saya'.

"Aku menjalani akhir pekan yang membuat frustrasi. Itu bukan cuma satu balapan buatku, tapi sebenarnya sepanjang tahun. Dalam bulan-bulan ini aku kesulitan untuk berubah. Kadang Anda menemukan diri Anda menghadapi masalah yang tidak ada duga-duga. Soal kebijakan-kebijakan. Sederhananya, aku mengendarai motor yang bukan punyaku," kata Valentino Rossi.

Beredar kabar kalau Rossi tak mendapatkan keinginan untuk turun ke lintasan menggunakan set-up yang sesuai dengan gaya membalapnya. Sebaliknya, insinyur Yamaha memberikan set up motor sesuai data yang mereka miliki.

Kini, rider 41 tahun itu mengaku terang-terangan kalau dia memang sempat berantem dengan Yamaha sebelum menjalani balapan kedua di Jerez.

"Mereka (Yamaha) harus membantu aku, karena aku ada di sini dan ada di sana tahun depan. Aku butuh mereka untuk memercayai. Aku adalah tipe pebalap yang memberikan indikasi detil saat tidak berada di motor."

"Aku harus berantem dengan Yamaha selama 4 hari untuk memodifikasi motor. Jika saja saya menyerah, itu (MotoGP Andalusia) akan jadi balapan buruk lainnya," cetus pemilik sembilan gelar juara dunia itu.

Kenapa Yamaha sulit sekali mendengar keinginan Valentino Rossi?

"Anda mau tahu kebenarannya? Karena ada Vinales dan Quartararo yang sangat cepat dengan motor itu. Aku 41 tahun dan mereka bilang aku harus belajar mengendarai motor seperti mereka."

"Aku ingin bertarung, saat mereka mengizinkanku mengubah motor seperti yang aku inginkan. Aku merasa lebih baik. Aku menemukan motor yang sesuai dengan gaya membalapku," tuntas Rossi.



Simak Video "Rossi Gaspol di MotoGP Ceko: Start Posisi 10, Finis Kelima"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com