Kamis, 09 Jul 2020 08:07 WIB

Donald Trump Desak Pebalap Kulit Hitam Nascar Minta Maaf

Ridwan Arifin - detikOto
President Donald Trump speaks at Mount Rushmore National Memorial, Friday, July 3, 2020, near Keystone, S.D. (AP Photo/Alex Brandon) Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AP Photo/Alex Brandon)
Jakarta -

Bubba Wallace, satu-satunya pebalap kulit hitam yang tampil penuh di ajang Nascar, kini mendapat serangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump mendesak agar Bubba Wallace meminta maaf atas hasil investigasi noose atau simpul tali -untuk bunuh diri- yang ditemukan di garasi rumahnya di Alabama.

"Apakah Bubba Wallace sudah meminta maaf kepada semua pebalap dan petinggi Nascar yang membantunya, mendukungnya, dan mengorbankan semua untuknya, didapati semuanya itu hanya hoaks," tulis Trump.



Semua bermula dari ditemukannya simpul tali untuk bunuh diri pada garasi Bubba Wallace. Penemuan simpul tali itu dianggap sebagai ancaman terhadap Bubba Wallace. Seluruh pebalap dan komunitas Nascar kemudian menyatakan dukungan pada Bubba.

Namun hasil investigasi Polisi dan FBI menemukan fakta bahwa tali simpul atau noose tersebut digunakan untuk menarik pintu dan sudah berada di garasi sejak Oktober 2019, berbulan-bulan sebelum Bubba Wallace menempatinya.

Bubba merupakan sosok yang lantang membela hak hidup kaum kulit hitam di arena balapan Nascar. Tak hanya itu, dia juga yang meminta larangan dikibarkannya bendera konfederasi dalam berbagai event Nascar karena dianggap sebagai simbol perbedaan. Pun hal ini mendapat serangan dari Donald Trump.

"Itu dan keputusan Nascar terkait bendera (konfederasi) menyebabkan rating (televisi) terendah!" cuit Trump

Dikutip CNN, noose adalah simbol dari pembunuhan orang kulit hitam. Kebanyakan korban diadili tanpa pengadilan, pun hukuman mati atas kejahatan ringan.

Beberapa jam setelah tweet awal Trump, Wallace menanggapi postingan Trump yang ditujukan kepada dirinya.

"Anda akan berhadapan dengan orang yang selalu menguji Anda. Mereka akan melihat apakah kamu jatuh dari fondasimu. Saya mendorong untuk selalu menjaga kepala tetap tinggi dan berjalanlah dengan bangga atas jalan yang kamu pilih," demikian sepenggal postingan Wallace.

"Jangan pernah biarkan orang lain mengatakan kamu tidak bisa lakukan sesuatu! Tuhan menciptakan kita untuk suatu alasan. Temukan alasan itu."



Simak Video "Donald Trump Resmi Larang TikTok di AS, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com