Minggu, 19 Apr 2020 07:02 WIB

Flashback MotoGP

Ciuman Pertama Rossi untuk Yamaha YZR-M1

Ridwan Arifin - detikOto
DONINGTON, ENGLAND - JULY 25:  Valentino Rossi of Italy burns rubber after winning the British Grand Prix during the Cinzano British Grand Prix at Donington Park on July 24, 2004 in Donington, England.  (Photo by Jamie McDonald/Getty Images) Valentino Rossi debut bersama Yamaha Foto: Jamie McDonald/Getty Images
Jakarta -

MotoGP kembali mengenang keberhasilan Valentino Rossi, tepat pada tanggal 18 April 2004 lalu, pebalap Italia ini mencatat kemenangan bersama tunggangannya Yamaha YZR-M1.

Ya, Rossi pertama kali menunggangi motor Yamaha sejak 2004, ketika pindah dari Honda. Ia langsung mengasapi Max Biaggi di African GP 2004.

Pertemuan rider Italia itu sudah bersama M1 sudah 16 tahun silam. Apalagi bersama Yamaha ini Rossi berhasil menyabet tambahan empat gelar pada tahun 2004,2005,2008, dan 2009.

[Gambas:Instagram]


Untuk itu, Yamaha M1 ini menjadi motor yang spesial bagi dirinya. Seperti dikutip Speedweek, pernah ada kisah Rossi menulis surat yang menyentuh tentang motornya, saat meninggalkan Yamaha untuk pindah ke Ducati pada 2011.

"Sangat sulit untuk menjelaskan hubungan saya dengan Yamaha dalam beberapa kata. Sejak kedatangan saya pada 2004, banyak yang berubah. Terutama dia - M1 saya - telah berubah. Saat itu, dia adalah motor yang menyedihkan, dengan sebagian besar pebalap enggan mendekatinya," tulis Rossi ketika itu.

"Saya membantunya, dia menjadi lebih baik dan tumbuh dewasa, Anda bisa melihatnya dia tersenyum di dalam boks, dia dijaga dan dikagumi, dia menjadi tolak ukur di kelas ini," lanjut isi surat tersebut

"Ada kenangan yang tak terlupakan yang tidak bisa diambil siapa pun dari kita."

"Misalnya, di Welkom GP 2004, ketika saya dan M1 saya bertukar ciuman pertama, di rumput di sebelah trek, dia hanya menatap lurus ke mata saya dan menghela nafas, 'Aku mencintaimu!," kenang Rossi lewat tulisannya.

Pindah dari Ducati, The Doctor kembali bergabung bersama Yamaha, kendati usianya yang tak lagi muda ia berhasil menduduki klasemen akhir di posisi dua pada musim 2014,2015, dan 2016.

Ia yang dulu perkasa, kini mulai sulit tembus masuk ke podium. Ini akan menjadi kali terakhir buat Rossi melakukan launching tim bersama Yamaha Factory Racing. Belum jelas, nasib The Doctor yang tak kunjung dapat perpanjangan kontrak setelah musim 2020 tuntas.



Simak Video "Kecewanya Rossi MotoGP Qatar Batal"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com