Selasa, 17 Sep 2019 08:56 WIB

Lorenzo Kesulitan Tunggangi RC213V, Sebut Motornya Susah Direm

Dina Rayanti - detikOto
Jorge Lorenzo. Foto: Bradley Collyer/PA via AP Jorge Lorenzo. Foto: Bradley Collyer/PA via AP
San Marino - Performa Jorge Lorenzo di atas Honda RC213V belum juga membaik. Lorenzo masih kesulitan untuk beradu di depan seperti yang ditorehkan rekan setimnya Marc Marquez. Marquez pada balapan di Sirkuit Misano, Italia berhasil meraih podium pertama setelah membalap Fabio Quartararo di lap terakhir.

Bahkan pebalap berjuluk X-Fuera itu menyebut hasil balapan sangat buruk di luar ekspektasinya.

Lorenzo membukukan waktu 47 detik lebih lambat daripada Marquez. Itu membuatnya harus puas finish di posisi ke-14. Padahal diklaim Lorenzo, kondisi kesehatannya membaik dibandingkan dengan seri MotoGP Inggris.


"Saat di Silverstone saya tak berekspektasi banyak. Sekarang justru kebalikannya. Setidaknya saya memperkirakan bisa menyelesaikan balapan 30 detik lebih lambat atau seburuk-buruknya 40 detik," ungkap Lorenzo dikutip Crash, Senin (16/9/2019).

"Tapi saya justru menyelesaikan balapan 47 detik lebih lama. Itu lebih buruk dari yang saya bayangkan dengan kondisi fisik lebih mumpuni," tambah Lorenzo.

Lorenzo belum mengetahui penyebab motornya tak memiliki performa maksimal di Misano. Bisa jadi salah satu masalahnya ada salah pemilihan ban. Ia juga mengakui motor sulit direm karena kehilangan daya cengkeram.

"Saya tak tahu apakah itu karena salah memilih ban. Saya memilih ban tersebut karena lebih nyaman saat dikendarai. Tapi pada saat balapan sangat sulit untuk menghentikan motor," sebut Lorenzo.

"Butuh energi besar dan motor tetap sulit dihentikan. Saya harus melakukan pengereman lebih dulu dan tidak mendapatkan kecepatan yang saya inginkan. Ekspektasi saya motor bisa dipacu dengan waktu 1 menit 38 detik tapi sulit untuk mencapainya dan pebalap di depan semakin tak terkejar," jelasnya.


Lorenzo sendiri masih ogah memberikan komentarnya terkait performanya pada balapan mendatang. Yang jelas ia berharap bisa tampil lebih baik dibandingkan beberapa seri sebelumnya.

"Saya pikir perubahan besar tidak akan bisa dilalui dalam satu balapan saja. Saya berharap bisa lebih kuat di Aragon," tutup Lorenzo.

Lorenzo juga sebelumnya diketahui sempat mengeluhkan soal motornya. Bahkan ia sempat menggeruduk kantor Honda di Jepang dengan maksud meminta motor yang lebih mudah untuk dikendarai pada Juni lalu.

Simak Video "Sederet Cedera yang Bikin Lorenzo Pensiun dari MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com