Fakta Unik: Seberapa Panas Komponen di Motor MotoGP?

Fakta Unik: Seberapa Panas Komponen di Motor MotoGP?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 03 Sep 2018 12:16 WIB
Fakta Unik: Seberapa Panas Komponen di Motor MotoGP?
Pebalap Maverick Vinales dalam kualifikasi di MotoGP Australia 11 Agustus 2018 (REUTERS/Lisi Niesner Foto: Lisi Niesner/Reuters)
Jakarta - Sama seperti kendaraan pada umumnya, komponen motor MotoGP juga memiliki rentang suhu optimal yang paling baik digunakan. Tak heran, sebagai motor yang dikebut di lintasan balap, komponen motor MotoGP akan memiliki hawa panas. Tapi, seberapa panas komponen itu?

Mengutip laman Box Repsol, dalam kondisi ideal, setiap bagian di motor tunggangan Marquez dan Pedrosa membutuhkan rentang temperaturnya sendiri untuk bekerja paling efisien. Bagian-bagian motor dirancang untuk menahan suhu tinggi.

Ban MotoGP MichelinBan MotoGP Michelin Foto: Michelin


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ban, misalnya, perangkat ini memiliki suhu sekitar 100°C agar memiliki grip optimal. Tapi, ketika motor berada di aspal dengan temperatur lebih dari 50°C, ban secara bertahap akan berkurang gripnya.

Ban memang tinggi suhunya, tapi tidak seberapa dibanding dengan bantalan rem karbon yang mencapai kapasitas penuhnya. Kaliper rem disebut mencapai 200°C. Tapi, untuk bagian piringan dan bantalan rem suhu optimalnya antara 200°C hingga 800°C.






Suspensi tidak terlalu panas memang, tapi suspensi belakang bisa mencapai 70°C. Sangat penting untuk mengukur suhu lingkungan saat menyeting suspensi, karena viskositas oli suspensi bervariasi tergantung dengan suhu lingkungan.

Menurut regulasinya, bahan bakar tidak boleh lebih dari 15°C di bawah suhu lingkungan. Pada 15°C, satu liter bensin memiliki berat 0,75 kg. Sedangkan pada suhu 25°C, berat yang sama mencapai 1,01 liter. Sehingga, semakin panas suhu lingkungan, semakin sedikit bahan bakar yang boleh dimasukkan ke dalam tangki untuk memenuhi regulasi soal bobot motor.

Fenomena ini terjadi karena bahan bakar mengembang dengan panas dan berkontraksi dengan dingin. Dorna mengukur suhu lingkungan satu jam sebelum balapan dimulai.

Pebalap MotoGP sendiri tidak bisa terlalu kepanasan, mereka paling banyak merasakan suhu 36,5°C di balik baju balapnya. Selama balapan yang lebih panas, sistem pendingin dapat digunakan di dalam baju balap.




Komponen yang paling panas tentunya adalah mesin. Di bagian pengapian, suhu mesin bisa mencapai 1.800°C sampai 2.500°C. Suhu itu hanya di titik pengapian. Untuk bagian kepala piston bisa lebih dari 250°C, dinding silinder lebih dari 200°C, katup intake 250°C, dan katup pembuangan sampai 600°C, serta gas buangnya bisa melebihi 700°C.

Motor MotoGP punya banyak sensor untuk mengukur suhu pada sekitar 10 titik. Sistem pendingin dan pelumas bekerja keras untuk membuat komponen-komponen motor tetap pada suhu ideal. (rgr/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads