Semua tim yang berkecimpung di balapan MotoGP memiliki teknisi khusus dari Michelin. Para teknisi ini bertugas untuk memberikan analisis soal kondisi trek di setiap balapan.
Tak hanya itu mereka juga memberikan saran untuk tim dan pebalap dalam memilih ban yang tepat digunakan saat balapan seperti dikutip situs Box Repsol Honda, Senin (4/6/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Di Balik Kedigdayaan Ducati di MotoGP Italia |
Setiap ban sudah didesain memiliki performa untuk level tertinggi sekalipun dan memiliki daya tahan terhadap suhu tertentu. Analisis data dan pemilihan ban sangat berpengaruh terhadap performa berkendara di trek.
Kalau ban terlalu panas, bisa kehilangan daya cengkeram dan motor bisa terjatuh. Selain itu gelembung-gelembung juga bisa timbul pada ban. Saat temperatur rendah, motor juga bisa terjatuh karena daya cengkeram penuh ban juga berkurang. Ini biasa disebut dengan fenomena graining, dimana karet ban mengembang dan menimbulkan bulatan-bulatan kecil di pinggir ban.
Michelin memasok ban untuk MotoGP sampai 2023. Foto: Michelin |
Suhu memang sangat berpengaruh terhadap daya cengkeram ban. Oleh sebab itu ban untuk balapan ini memang didesain sefleksibel mungkin agar bisa digunakan di berbagai temperatur. (dry/ddn)












































Michelin memasok ban untuk MotoGP sampai 2023. Foto: Michelin
Komentar Terbanyak
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya