Sebanyak 35 pebalap dari 12 negara berpartisipasi dalam balapan pembuka. Sirkuit sepanjang 5.807 km ini menjadi saksi balapan kompetitif antar pebalap, bersama dengan para penggemar yang menyaksikan serunya pertarungan yang berlangsung pada hari pertama ini.
Di kelas Trofeo Pirelli, Steve Wyatt, juara Asia Pacific Challenge 2015, tampil dan bersemangat di race pertama Ferrari Challenge Asia Pasific di Suzuka. Ia harus menghadapi banyak pesaing kuat tahun ini, salah satunya Florian Merckx yang menempati posisi ketiga kelas Trofeo Pirelli tahun 2015 di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di kelas Pirelli AM juga berakhir dramatis lewat balapan yang berlangsung ketat antara James Weiland dari Amerika Serikat dan Eric Cheung dari Kanada yang berselisih waktu hanya kurang dari satu detik. Pada akhirnya, Weiland-lah yang berhasil menang atas Cheung dan menempati posisi pertama kelas Pirelli AM.
Di kelas Coppa Shell, Liang Wang, pebalap dari Cina menyelesaikan balapan dalam waktu 29'16.625, yang diikuti oleh Ken Seto dari Jepang dengan waktu 29'17.247, kemudian Yugo Tanabe, yang juga dari Jepang, di posisi ketiga dengan catatan waktu 30'07.357. Hasil ini merupakan suatu kemajuan besar bagi Wang yang tahun lalu hanya berhasil merebut 2 posisi podium dari 13 balapan.
Sementara itu, pada race kedua Ferrari Challenge Asia Pacific 2016 di Suzuka, pebalap Indonesia, Renaldi Hutasoit sukses finish terdepan di kelas Trofeo Pirelli. Persaingan ketat terjadi antara Renaldi yang mengawali lomba dari urutan start terdepan, dengan Florian Merckx dari Belgia.
Kedua pebalap terlihat saling berkompetisi seolah-olah mereka berada di dunia mereka sendiri sejak awal. Keduanya hanya mampu menyelesaikan 10 putaran sebelum safety car memasuki trek akibat sebuah insiden yang terjadi. Merckx berhasil memimpin balapan namun ia tetap mendapatkan tantangan dari Renaldi Hutasoit, sebelum safety car dikerahkan.
Tapi, dikarenakan Merckx melewati batas hitam ketika bendera kuning tengah dikibarkan, ia pun mendapat penalti dan harus turun ke posisi ketiga dari posisi pertama. Steve Wyatt dari Australia pun berhasil merebut posisi kedua dengan catatan waktu 22'04.967.
"Saya menyukai trek Suzuka karena layout-nya yang terdiri dari beberapa tanjakan dan tikungan, dimana hal tersebut sangat menantang. Tetapi saya percaya bahwa kemenangan saya ini dikarenakan sirkuit dengan desain seperti ini sangat sesuai dengan gaya mengemudi saya. Saya juga mengubah strategi saya berdasarkan pengalaman dari balapan di hari sebelumnya dan terus berusaha untuk menjaga kondisi ban selama berhadapan dengan Merckx. Saya berharap masih memiliki 2 putaran lagi karena saya siap tampil lebih agresif dalam balapan. Bagaimanapun, saya sangat beruntung bisa menyelesaikan balapan ini di posisi pertama," kata Renaldi Hutasoit.
Sedangkan di kelas Pirelli AM, pebalap pendatang baru asal Amerika Serikat, James Weiland, berhasil meraih kemenangan keduanya secara berturut-turut dengan kembali memuncaki podium teratas. Weiland mengawali balapan di posisi pertama di kelasnya dan memimpin selama balapan hingga usai.
Di kelas Coppa Shell, Liang Wang asal China kembali menuai sukses untuk kedua kalinya di kelas Coppa Shell. Berkat gaya mengemudinya yang berani, ia berhasil mempertahankan posisi terdepannya sepanjang balapan. Pebalap Makoto Fujiwara yang berasal dari Jepang terus membuntuti dengan ketat di belakangnya. Akhirnya, Fujiwara pun harus rela berada di posisi kedua dengan catatan waktu 24'00.233, disusul seorang pebalap baru, Grant Baker asal Selandia Baru, di posisi ketiga.
Putaran selanjutnya dari Asia Pacific Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2016 akan dilangsungkan di Abu Dhabi pada 14-16 April 2016. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun