Ferrari dan Alonso dinyatakan bersalah terkait penggunaan DRS di GP Hongaria, Minggu (28/7/2013) kemarin. Dari data yang didapat setelah balapan tuntas, pebalap asal Spanyol itu kedapatan menggunakan DRS saat jaraknya dengan mobil di di belakangnya kurang dari satu detik.
Disebutkan kalau ada tiga kesempatan di mana Alonso melanggar aturan tersebut. Demikian diberitakan Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sistem DRS tidak diganti oleh tim dari sebelum balapan hingga saat balapan. Karena itulah pebalap menerima data yang salah bahwa 'DRS enable' dan bereaksi terhadap data tersebut, pada tiga kesempatan," ungkap ofisial GP Hongaria seperti diberitakan Autosport.
Awalnya sempat tersiar desas-desus kalau Alonso dan Ferrari akan dapat hukuman lebih berat berupa pengurangan posisi finis. Namun mereka kemudian hanya diwajibkan membayar denda sebesar 15.000 euro atau sekitar Rp 203,8 juta.
Dikait-kaitkan dengan Red Bull, Alonso 'No Comment'
Setelah sebelumnya Kimi Raikkonen digosipkan akan hijrah ke Red Bull, kini giliran Fernando Alonso yang diisukan. Mengaku masih betah, pebalap Ferrari ini enggan mengomentari isunya.
Keputusan Mark Webber untuk pensiun di akhir musim ini membuat satu mobil Red Bull kosong tanpa pebalap musim depan. Sementara satu mobil lainnya ditempati sang juara dunia, Sebastian Vettel.
Sebelumnya ada tiga pebalap yang dikait-kaitkan untuk menggantikan Webber, yakni Raikkonen (Lotus), Jean Eric-Vergne (Toro-Rosso), dan Daniel Ricciardo (Toro-Rosso). Namun baru-baru ini muncul isu bahwa Alonso siap menjadi rekan setim Vettel.
Isu ini muncul setelah ada laporan yang menyebutkan manajer pebalap asal Spanyol itu melakukan kontak dengan Red Bull dan menyatakan ada potensi untuk pindah.
"Saya tidak bisa berkomentar apa-apa. Selain itu, saya tidak akan terjebak ke dalam isu ini, saya tidak akan memberikan respon," kata Alonso seperti dikutip AS.
"Saya sangat senang dengan Ferrari, tapi kami tentu saja perlu meningkatkan kemampuan mobil dan kami ingin punya kesempatan untuk memenangi kejuaraan dunia," tambahnya.
Sementara Alonso enggan berkomentar, ketua tim Red Bull Christian Horner menjawab spekulasi ini dengan diplomatis. Ia pribadi tak menutup kemungkinan terwujudnya transfer ini selama baik bagi tim.
"Pekan lalu ada spekulasi tentang Raikkonen, pekan ini giliran Alonso. Tapi setiap pembicaraan dengan pihak manapun akan selalu berlangsung rahasia," kata Horner seperti dikutip BBC.
"Kami akan menggunakan sedikit waktu yang tersedia selama musim panas ini untuk melihat sejumlah pilihan yang terbuka untuk kami dan mencoba membuat keputusan yang tepat untuk menempatkan pebalap yang tepat mendampingi Vettel sebelum tahun depan.
"Kami juga ingin memastikan tidak ada keragu-raguan di kepala kami dalam menentukan tim yang tepat dengan dua pebalap tercepat yang bisa kami satukan, yang bisa bekerja secara kolektif dan meraih hasil terbaik bagi tim," tambahnya.
Alonso saat ini menduduki peringkat tiga klasemen pebalap dengan mengemas 133 poin. Ia berjarak 39 poin dari Vettel di urutan pertama dan hanya satu angka dari Raikkonen di tangga kedua.
(din/syu)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi