Perubahan besar di tim Ducati bukan hanya terkait kepergian Valentino Rossi ke Yamaha dan kedatangan Dovizioso untuk menemani Nicky Hayden. Dari jajaran manajemen juga terjadi pergantian setelah Bernhard Gobmeier ditunjuk sebagai pelaksana operasional tim menggantikan pejabat sebelumnya Filippo Preziosi.
"Moto perusahaan kami adalah 'Pantang Menyerah', dan dengan kemampuan untuk bereaksi yang selalu menjadi karakteristik kami, kami menghadapi 2013 dengan organisasi baru, siap untuk kembali ke lintasan," sahut Presiden Eksekutif Ducati Motor, Gabriele Del Torchio, dalam peluncuran Desmosedici GP13 di Madonna di Campiglio, Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengisi posisi yang sebelumnya dipunya Rossi, Dovizioso mengaku siap menghadapi tantangan yang menanti dirinya dan tim Ducati di musim 2013 ini. Namun dia juga mengingatkan kalau keberadaannya di Ducati akan butuh waktu untuk bisa memberikan performa terbaik serta memaksimalkan Desmosedici GP13.
"Targetnya sederhana. Kami harus bekerja untuk memangkas jarak. Saya memilih tantangan ini karena saya tahu saya bisa melakukannya dengan baik. Saya harus mengenal semua orang (di Ducati), tapi ini sebuah proyek jangka panjang dan pada balapan pertama kami akan tidak terlalu fokus pada hasil yang didapat," sahut Dovizioso.
"Setiap motor punya filosofinya sendiri dan Anda harus menemukan hal positif dari Desmosedici . Sebagian besar akan bergantung pada perubahan apa yang akan dibuat. Kami harus terbuka terhadap segala perubahan. Berdasarkan waktu yang ada, kami akan membuat perubahan yang memungkinkan dan dibutuhkan," lanjut pebalap 26 tahun asal Italia itu di Foxport.
Menanti Munculnya Pemenang Baru di MotoGP
Podium tertinggi MotoGP 2012 lalu diisi oleh pebalap yang itu-itu saja. Dengan musim baru ada di depan mata, akankah ada pemenang baru yang muncul?
Di Assen bulan Juni 2011 lalu, Ben Spies yang ketika itu masih membela Yamaha--Spies akan membela Pramac Racing Ducati musim depan--tampil sebagai pemenang. Sejak saat itu belum ada lagi pebalap yang bisa mencatat kemenangan perdananya di arena MotoGP.
Podium pertama musim 2012 bahkan dikuasai oleh tiga nama saja; Jorge Lorenzo (Yamaha), dan Dani Pedrosa dan Casey Stoner (Repsol Honda). Lorenzo tampil jadi juara dunia usai bersaing dengan Pedrosa yang akhirnya jadi runner-up. Dalam lajunya itu Lorenzo sukses memenangi enam balapan, sedangkan Pedrosa meraih tujuh kemenangan. Lima balapan lain dimenangi Stoner.
Di musim 2013, Stoner takkan lagi memacu motornya di lintasan karena memang sudah pensiun. Namun, menilik kekuatan tim dan performa kompetitif Pedrosa dan Lorenzo musim lalu, bukan tak mungkin musim 2013 akan kembali disarati nama keduanya.
Pertanyaan pun kemudian mengemuka jelang dimulainya musim baru pada 7 April mendatang di Losail, Qatar. Akankah musim balapan MotoGP 2013 memunculkan pemenang di luar nama-nama lama, dan yang terpenting, seorang pemenang baru?
Sebagian mungkin akan menyebut nama Alvaro Bautista, Stefan Bradl, dan Cal Crutchlow, yang musim lalu memang tampil prima, atau bahkan rookie yang digadang-gadang penuh talenta, Marc Marquez, untuk meraih kemenangan perdananya di MotoGP.
Apapun, pertanyaan itu tentu cuma akan bisa terjawab nanti. Yang pasti, menurut Crash, dari sederet nama di line-up pebalap MotoGP 2013, cuma ada enam nama yang sebelum ini sudah pernah meraih kemenangan.
Berikut Rider di MotoGP 2013 yang Sudah Pernah Meraih Kemenangan di MotoGP
1. Valentino Rossi - 79 kemenangan
2. Jorge Lorenzo - 23 kemenangan
3. Dani Pedrosa - 22 kemenangan
4. Nicky Hayden - 3 kemenangan
=5. Andrea Dovizioso - 1 kemenangan
=5. Ben Spies - 1 kemenangan
(krs/syu)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini