Rencana protes Ferrari muncul setelah tim tersebut melihat rekaman video saat Vettel melakukan overtaking di GP Brasil akhir pekan lalu. Dalam pengamatan Ferrari, Vettel terhitung dua kali melakukan aksi menyalip yang seharusnya tak boleh dilakukan.
Insiden pertama yang terjadi di lap sembilan dianggap bisa diperdebatkan. Saat tengah melaju di belakang Kamui Kobayashi, bendera merah-kuning dan kuning dikibarkan steward, sebagai tanda lintasan licin dan dilarang melakukan overtaking. Namun sejurus kemudian berkibar bendera hijau yang menandakan pembalap bisa kembali menyalip lawan-lawannya. Tapi tak lama kemudian bendera kuning kembali dikibarkan, dan saat itulah Vettel dalam posisi nyaris melewati Kobayashi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas hal tersebut, kubu Ferrari kini tengah mempertimbangkan untuk melaporkan Vettel ke Federation Internationale de l'Automobile (FIA). Berdasarkan aturan FIA, tindakan investigasi terhadap sebuah kejadian dibatasi hingga 30 November.
Jika kemudian nanti Vettel terbukti melakukan overtaking ilegal, hampir pasti dia akan mendapatkan penalti tambahan 20 detik dan posisinya akan tergeser dari peringkat enam, menjadi peringkat delapan.
Dengan skenario itu Vettel akan punya punya nilai 277, sementara Alonso yang finis kedua mengumpulkan 278. Itu artinya, Alonso yang berhak atas mahkota juara dunia musim 2012.
Gelar Juara Dunia Vettel Diyakini Aman
Beberapa hari setelah Sebastian Vettel memastikan gelar juara dunia, muncul kontroversi yang digadang-gadang membuat titelnya terancam melayang. Tetapi kini Vettel diyakini akan tetap bertahan sebagai juara dunia F1 2012.
Vettel diduga telah melakukan manuver ilegal dalam balapan penentu musim ini, GP Brasil, yang mana membuatnya bisa terkena sanksi penalti waktu. Ini pada prosesnya dapat membuat pebalap Red Bull itu kehilangan gelar.
Jika gelar Vettel dicabut maka predikat kampiun akan jatuh ke Fernando Alonso yang membela Ferrari. Tim itu pula yang disebut telah meminta klarifikasi resmi ke FIA mengenai apakah Vettel telah melakukan pelanggaran atau tidak.
Terkait hal tersebut, saat ini sejumlah media, di antaranya Telegraph dan Autosport, sudah santer menyebut kalau Vettel akan tetap mempertahankan gelar juaranya. Tindakannya di GP Brasil dinilai tidak melanggar peraturan sehingga tidak memenuhi kriteria untuk menjadi sebuah perkara.
Hal itu terindikasi salah satunya dari ucapan Direktur Balapan Charlie Whiting dalam wawancara kepada Auto Motor und Sport, yang kemudian dikutip oleh Guardian.
"Dalam kejadian Vettel, di antara lampu kuning terakhir dan lampu hijau ada bendera hijau yang dikibarkan. Jaraknya di sini adalah 350 meter. Vettel merespon bendera itu dan melakukan semuanya dengan benar," kata Whiting.
(krs/syu)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan