Pedrosa Menangi Balapan Penuh Tekanan

Pedrosa Menangi Balapan Penuh Tekanan

- detikOto
Senin, 01 Okt 2012 07:38 WIB
Pedrosa Menangi Balapan Penuh Tekanan
dok Reuters
Aragon - Memulai balapan di belakang Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa tampil gemilang untuk mengalahkan pebalap Yamaha itu dan jadi juara. Padahal, race di Aragon disebut Pedrosa memberinya tekanan hebat.

Tekanan besar dirasakan Pedrosa terkait kegagalan dia finis di MotoGP San Marino dua pekan lalu. Tidak dapat poin sementara Lorenzo jadi juara membuat dia tertinggal makin jauh dari klasemen perebutan juara dunia.

Kondisi tersebut masih dipersulit dengan sesi latihan bebas yang tak berjalan lancar untuknya. Diganggu cuaca dan bahkan sempat celaka di kualifikasi, Pedrosa akhirnya bisa menuntaskan akhir pekan di Aragon sebagai juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu berat, akhir pekan yang sulit secara keseluruhan setelah masalah yang dialami pada balapan sebelumnya. Sulit untuk tetap tenang, ada diskusi dengan race direction, kondisi yang dingin, hujan dan semua hal terkait balapan sebelumnya yang ada di kepala saya," sahut Pedrosa di Autosport.

"Lalu saya mengalami kecelakaan (saat kualifikasi) dan merusakkan satu motor, yang mana itu membuat timku juga kesulitan," lanjut pebalap Spanyol itu.

Pedrosa menyentuh garis finis dengan keunggulan 6,4 detik atas Lorenzo. Poin maksimal di Aragon membuat dia kini tertinggal 33 angka di posisi dua klasemen, dengan balapan tinggal tersisa empat seri lagi.

"Motornya bekerja dengan sangat baik. Kami punya sedikit masalah dengan koplingnya tapi saya masih bisa membalap dengan baik dan mengatasinya. Saya senang bisa menang di sini, di hadapan fans dan juga keluarga saya. Kemenangan ini untuk semua tim saya," tuntasnya.

Jalannya Balapan

Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa melakukan start dengan baik dan mampu menjaga posisinya di tempat terdepan. Sedangkan Ben Spies langsung melewati Cal Crutchlow untuk mengisi posisi tiga.

Setelah dilewati Nicky Hayden, Valentino Rossi nyaris bersenggolan dengan pebalap lain. Rossi berhasil menghindarinya tetapi kehilangan waktu berharga.

Di posisi depan, Pedrosa terus membayangi Lorenzo. Pedrosa tampak siap mencuri peluang untuk melewati Lorenzo dan mengambil alih.

Beberapa saat sebelumnya Hayden tampak meluncur meninggalkan lintasan, menabrak pagar pembatas, dan terpelanting melewati pagar itu. Ia pun out dari balapan.

Dengan 19 lap masih tersisa, Stefan Bradl yang baru saja melewati Spies untuk menempati posisi tiga membelok dengan tak mulus dan berakhir di gravel. Sementara itu Crutchlow sedang dibayangi Andrea Dovizioso.

Pedrosa berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Lorenzo saat balapan menyisakan 17 lap lagi. Melihat ada celah di sebelah kiri Lorenzo, Pedrosa langsung memacu motornya dan gantian memimpin balapan.

Dengan 14 lap tersisa, Pedrosa tampak terus menjauhkan diri dari Lorenzo yang kini berjarak sekitar 1,5 detik darinya. Sementara Rossi yang sempat tercecer ke posisi belakang akibat insiden di awal balapan kini sudah berada di posisi delapan.

Sepuluh lap tersisa, Pedrosa masih ada di depan Lorenzo. Di belakang mereka ada Spies, Dovizioso, dan Crutchlow yang berebut posisi tiga.

Di lima lap akhir, Dovizioso dan Crutchlow--keduanya pebalap tim Monster Yamaha Tech 3--tampak berebut posisi tiga, sedangkan Spies sudah tergeser ke posisi lima.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads