Hasil-hasil buruk dituai Massa di awal musim ini. Dari lima balapan pembuka, si pebalap Brasil cuma bisa menuai dua poin saja.
Akan tetapi, runner-up kejuaraan dunia F1 musim 2008 tersebut mulai mendapatkan hasil lebih baik dalam beberapa seri terakhir. Massa sukses mengemas 36 poin di lima seri terakhir hasil dua kali finis di posisi 4, dan sekali di posisi 5 dan 9.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini belum ada kabar mengenai masa depanku, tapi tidak diragukan lagi hasil-hasil bagus akan membantu," kata Massa di ESPN F1.
"Aku cuma harus terus berusaha dan mendapatkan hasil bagus dan berharap segera mendapat kabar bagus," lanjutnya.
Pebalap yang kini berada di posisi 10 klasemen sementara itu pun menegaskan bahwa ketidakjelasan itu takkan mengganggu balapannya di sisa musim.
"Selalu lebih baik untuk tahu situasinya karena tentu saja aku ingin tahu masa depanku. Tapi aku dapat pastikan bahwa saat aku tengah di dalam mobil dan membalap, aku tak pernah memikirkan apa yang akan aku lakukan tahun depan!"
"Apapun, aku tahu hasillah yang penting jadi jika ada sebuah situasi di mana aku harus ambil risiko dalam balapan, aku akan terlebih dulu memikirkannya secara cermat karena saat ini prioritasnya adalah menyelesaikan balapan," papar Massa.
Grosjean Siap Bantu Kimi Jadi Juara Dunia
Sementara itu, usai menjalani hukuman Romain Grosjean akan mulai kembali beraksi lagi di GP Singapura. Di sisa balapan yang ada, ia punya satu rencana: mengantarkan Kimi Raikkonen, rekan setimnya, menuju takhta juara dunia.
Grosjean harus absen dalam balapan di GP Italia lalu karena mesti menjalani hukuman larangan tampil di satu balapan. Maka dalam seri berikutnya di Singapura, pebalap Lotus itupun sudah bisa beraksi lagi di lintasan 'Jet Darat'.
Penampilan Grosjean sendiri musim ini terbilang cukup oke. Pria asal Prancis itu setidaknya sudah mampu tiga kali naik podium. Namun, sejumlah insiden membuatnya gagal menuai angka sehingga kini tercecer di posisi delapan dengan terpaut 103 angka dari Lewis Hamilton (McLaren) sang pemuncak klasemen.
Dengan tujuh balapan sisa, termasuk di Singapura, sebenarnya secara matematis peluang Grosjean jadi juara dunia belumlah habis, tetapi jelas kurang realistis.
Peluang lebih besar ada di tangan Raikkonen yang kini berada di posisi tiga dengan selisih 38 angka dari Hamilton. Maka kepentingan Raikkonen-lah yang mulai sekarang akan Grosjean dahulukan di lintasan.
"Aku bukannya ingin bilang kalau sepanjang musim aku cuma menjadi peran pendukung," kata Grosjean di F1sa.
"(Tapi) Tentu saja aku ingin tim mendapat hasil terbaik yang paling memungkinkan dan jika Anda melihat selisih angka antara diriku dengan Kimi (65 poin--red) maka akan konyol jika aku cuma memikirkan hasilku sendiri," tuturnya.
(din/syu)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas