Stoner belum pernah juara di Jerez sejak melakukan debut di MotoGP tahun 2006. Prestasi terbaiknya membalap di sirkuit Spanyol itu terjadi di musim 2009 saat berhasil finis di peringkat tiga.
Di musim lalu rider Australia itu punya kesempatan besar untuk menang. Menempati pole position dan sempat memimpin lomba, ia gagal finish setelah terlibat tabrakan dengan Valentino Rossi di lap ketujuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu menjadi hasil akhir yang terburuk di tahun itu, tapi kami tetap jadi juara dunia," tambahnya.
Stoner mengalami sindrom arm pump di seri pembuka di Qatar 8 April lalu. Di sana ia harus puas finis nomor tiga di belakang Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.
"Saya sudah berusaha mengatasi sindrom arm pump sejak di seri Qatar. Saya punya banyak pengalaman membalap dan pasti akan lebih baik," jelasnya.
"Kami mengatasi itu seperti waktu saya mengalaminya di Silvertone pada tahun 2010. Jadi saya berharap itu tidak akan menjadi masalah," tandas Stoner.
(krs/syu)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini