'Marc Marquez Harusnya Nggak Menang'

'Marc Marquez Harusnya Nggak Menang'

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 26 Apr 2026 10:56 WIB
JEREZ, SPAIN - APRIL 25: Ducati Lenovo rider Marc Marquez (C) is seen in action during the qualifying sessions of the MotoGP Spanish Grand Prix, the fourth round of the 2026 World Championship, at the 4.42-kilometer Circuito de Jerez-Angel Nieto in J
Marc Marquez Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu
Jakarta -

Johann Zarco, pebalap LCR Honda mengkritik aksi Marc Marquez. Menurutnya Marquez tidak seharusnya menang sprint race MotoGP Spanyol 2026.

Marc Marquez crash pada tikungan 13. Marc lalu masuk pit, yang lokasinya tidak jauh dari posisinya saat terjatuh. Pebalap Spanyol itu memotong jalur hingga akhirnya masuk ke garasi dan berganti motor.

Di sisi lain, curah hujan juga semakin deras. Kecelakaan itu menjadi keuntungan buat Marquez. Pasalnya pebalap lain belum mengganti motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zarco mengkritik tindakan Marc Marquez yang dianggap memanfaatkan situasi kecelakaan untuk mendapatkan keuntungan strategis, - masuk pit lebih awal dari yang direncanakan karena terjatuh.

ADVERTISEMENT

"Saya rasa dia (Marc Marquez) tidak seharusnya memenangkan balapan ini karena keputusannya sudah dibuat, 'Saya mungkin akan masuk pit di putaran berikutnya'. Dia jatuh: 'Oh, saya akan masuk pit'. Biasanya, hal seperti itu tidak diperbolehkan," jelas Zarco dikutip dari Crash.

JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - APRIL 27: Johann Zarco of France and Castrol  Honda LCR prepares to start on the grid during the MotoGP race during the MotoGP Of Spain - Race at Circuito de Jerez on April 27, 2025 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Johann Zarco Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

"Jika dia tidak mendapatkan penalti, itu terus terang sangat aneh. Lalu, orang-orang akan mengatakan bahwa dia memahami aturan lebih baik daripada siapa pun, tapi menurut saya tidak, dia hanya sangat beruntung." tambah Zarco.

Kejadian ini terbilang unik dan jarang terjadi. MotoGP menjelaskan Marc Marquez mematuhi batas-batas regulasi yang ada, Race Direction tidak memiliki dasar hukum untuk memberikan penalti.

"Marquez masuk ke jalur pit sesuai dengan definisi yang dipublikasikan mengenai melintasi Pit (Pit Lane Entry Timing Point), yaitu pintu masuk ke jalur pit di mana rambu 60 km/jam ditampilkan. Tidak ada aturan spesifik yang menyatakan bahwa pebalap harus memasuki jalur pit dari titik tertentu," tulis laman MotoGP.

Di sisi lain, Marc Marquez juga tidak melanggar arahan marshal dan tidak membahayakan pebalap lain. Saat melintasi lintasan, dia menunggu hingga kondisi aman, yang berarti dia memprioritaskan keselamatan di atas segalanya. Motor Ducati yang digeber Marquez juga tetap dalam kondisi menyala sehingga ia bisa kembali ke pit dengan motor tersebut.

Selepas balapan, Marc Marquez bercanda bahwa dirinya terjatuh pada waktu dan tempat yang tepat.

"Yeah, kita bisa mengatakan pada hari ini bahwa aku jatuh dengan cara terbaik, di waktu yang tepat, di tikungan yang tepat," kata Marquez.




(riar/riar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads