Sesi kualifikasi MotoGP Qatar di Losail, Sabtu (7/4/2012) malam waktu setempat, diramaikan dengan sejumlah pebalap yang kehilangan kendali motornya dan crash.
Di antaranya ada Danilo Petrucci (Came IodaRacing Project), Randy de Puniet (Power Electronics Aspar), James Ellison (Paul Bird Motorsports), Ben Spies (Yamaha), dan Mattia Pasini (Speed Master).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cal Crutchlow dari Monster Yamaha Tech 3 lantas menghentak dan meramaikan persaingan berebut posisi depan. Ia sempat membuat Yamaha jadi tercepat pertama dan kedua.
Saat sesi kualifikasi tersisa tiga menit lagi, Stoner tancap gas dan menjadi yang tercepat dengan waktu satu menit 54,855 detik.
Akan tetapi, beberapa detik kemudian Lorenzo beraksi dan mengemas waktu satu menit 54,634 untuk kembali jadi yang tercepat. Torehan waktu itu kemudian bertahan. Lorenzo pun akan melakukan start seri pembuka musim 2012 dari posisi terdepan, diikuti Stoner dan Crutchlow.
"Jelas bahwa sesuatu sudah berubah musim ini," nilai Lorenzo di Autosport.
Yamaha memiliki empat pebalap di posisi 10 besar sesi kualifikasi. Selain Lorenzo, ada Cal Crutchlow dari Tech 3 Yamaha di posisi tiga, Ben Spies yang rekan setim Lorenzo di posisi empat, dan Andrea Dovizioso (Tech 3) di posisi enam. Jumlah itu lebih banyak dari Honda dan Ducati, yang masing-masing memiliki tiga pebalap di posisi 10 besar.
"Kami sangat kompetitif, bukan cuma diriku tapi Cal ada di posisi tiga, sangat dekat denganku dan posisi pole. Ada Ben juga, dan Andrea (Dovizioso). Jadi Yamaha bekerja dengan sangat baik," simpulnya.
Stoner Kecewa & Risau
Melihat kenyataan diatas, Casey Stoner yang kembali bergulat dengan masalah chatter di motornya pun kecewa. "Sejujurnya aku kecewa. Kami memulai pekan ini dengan kondisi kurang bagus. Kami praktis berjalan dalam lingkaran dan kini kembali lagi," keluh Stoner di Autosport.
"Di awal sesi ini semua terlihat cukup baik dan kemudian setiap kali kami berusaha meningkatkan performa motor, keadaan malah bertambah buruk," lanjutnya.
Hal itu ternyata tak terlepas dari masalah chatter yang memang sudah dialami Honda RC213V sepanjang sesi tes pra-musim lalu. "Kami kembali masalah itu dan segera setelah kami memakai ban lunak masalahnya berlipat karena tambahan daya cengkeramnya."
"Kami menemukan bahwa itu adalah masalah yang muncul setiap kali menggunakan ban baru, chattering-nya akan bertambah buruk, lalu perlahan kami akan bisa mengatasinya. Kami sempat berada dalam situasi yang bikin kami puas, tapi kini kami sudah berputar lagi dan kembali ke posisi awal," tuturnya.
Stoner pun mengaku kalau timnya mesti bekerja keras untuk mengatasi masalah tersebut sebelum sesi warm-up yang dihelat Minggu (8/4/2012) pukul 22.00 malam WIB, sebelum balapan dilangsungkan Senin (9/4) pukul 02.00 dinihari WIB.
"Jika tidak, ini akan jadi balapan panjang penuh kerja keras dengan motor ini," simpulnya.
Perkara chatter (getar motor) acapkali memusingkan para pebalap dan mekanik karena gejala ini terkadang cuma muncul di beberapa sektor sirkuit. Banyak faktor dapat menyebabkan chatter, seperti rangka, distribusi bobot, suspensi, ban, konfigurasi mesin dan lainnya. Chatter umumnya mengganggu pebalap akibat keadaan motor menjadi tidak stabil, khususnya saat akan mengerem.
Hayden: Balapan Akan Sulit
Tapi Nicky Hayden mengaku cukup puas karena targetnya di sesi kualifikasi tercapai. Meski memprediksi balapan akan berjalan tidak mudah untuknya, pebalap Ducati ini benar-benar menantikannya.
"Target kami malam ini untuk masuk lima besar, dan saya senang karena kami telah mencapainya," aku Hayden di Crash.
"Kita lihat saja apakah kami bisa ke sini dan mengubah itu menjadi hasil besok malam. Manajemen ban akan penting, oleh karena itu kami harus menemukan solusi yang tepat."
"Saya kesulitan dengan chatter motor dan understeer, khususnya di sektor keempatm di mana tikungannya datar. Tapi, GP12 adalah Ducati tercepat yang pernah saya tunggangi, yang akan berguna dalam balapan."
Diakui Hayden, dia masih perlu bekerja ekstra keras untuk mengejar Lorenzo dan Stoner. Kendati demikian, pebalap Amerika Serikat ini bertekad tampil maksimal.
"Saya pikir ini akan jadi balapan yang sulit, tapi saya benar-benar menantikannya. Ada selisih yang besar dengan dua pebalap teratas, tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat start yang bagus, masuk ke grup kedua, dan bertarung seperti anjing," katanya.
"Semoga kami bisa pergi dengan sesuatu yang positif," tandas mantan rider Honda ini.
Rossi Akan Pelajari Settingan Motor Hayden
Melihat pencapaian Hayden tersebut dan demi mendapatkan settingan motor yang lebih baik, Valentino Rossi akan mempelajari data milik Nicky Hayden.
"Tujuan saya adalah masuk baris kedua. Ternyata saya sangat jauh dari target karena problem yang kami alami sebelumnya memburuk," aku Rossi seperti dikutip Crash.
"Ini sangat aneh karena kami cuma membuat perubahan kecil dibandingkan kemarin, tapi rasanya sangat berbeda. Setelah kami kembali ke settingan kemarin, saya merasa sedikit lebih cepat, tapi itu belum cukup untuk memperbaiki hasilnya," kata The Doctor.
Diakui Rossi, untuk balapan nanti, dia akan belajar dari settingan yang dipakai Hayden dan berharap bisa mendapatkan hasil lebih baik daripada posisi start-nya.
"Saya tak yakin soal apa yang harus diharapkan dari balapan. Tapi, tentu saja, saya berharap bisa melakukannya dengan lebih baik," ujar Rossi.
"Nicky membuat pilihan settingan yang berbeda dan menjalani sesi yang bagus dengan kedua ban. Jadi, sekarang saya akan melihat datanya dan mencoba bekerja dengan lebih baik," jelasnya.
Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar:
Posisi-Pebalap-Tim-Waktu & Selisih
1. Jorge Lorenzo Yamaha 1m54.634s
2. Casey Stoner Honda 1m54.855s + 0.221s
3. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m55.022s + 0.388s
4. Ben Spies Yamaha 1m55.512s + 0.878s
5. Nicky Hayden Ducati 1m55.637s + 1.003s
6. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha 1m55.858s + 1.224s
7. Dani Pedrosa Honda 1m55.905s + 1.271s
8. Hector Barbera Pramac Ducati 1m55.983s + 1.349s
9. Stefan Bradl LCR Honda 1m56.063s + 1.429s
10. Karel Abraham Cardion Ducati 1m56.198s + 1.564s
11. Alvaro Bautista Gresini Honda 1m56.521s + 1.887s
12. Valentino Rossi Ducati 1m56.813s + 2.179s
13. Colin Edwards Forward Suter-BMW 1m57.644s + 3.010s
14. Randy de Puniet Aspar Aprilia 1m58.266s + 3.632s
15. Aleix Espargaro Aspar Aprilia 1m58.520s + 3.886s
16. Yonny Hernandez Avintia FTR-Kawasaki 1m58.795s + 4.161s
17. Michele Pirro Gresini FTR-Honda 1m59.085s + 4.451s
18. Mattia Pasini Speed Master Aprilia 1m59.195s + 4.561s
19. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 1m59.664s + 5.030s
20. Ivan Silva Avintia FTR-Kawasaki 2m00.493s + 5.859s
21. James Ellison Paul Bird Aprilia 2m00.757s + 6.123s
(krs/syu)










































