Hal itu dinyatakan oleh mantan pembalap F1 Niki Lauda, yang seperti Schumi pernah melakukan comeback setelah sebelumnya menyatakan pensiun.
Lauda kembali pada tahun 1982, usai dua tahun pensiun, dan meraih gelar juara dunia ketiganya pada tahun 1984. Tapi di akhir tahun 1985 ia kembali memutuskan pensiun setelah hanya finis di posisi 10 klasemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir setiap olahragawan, jika ia ingin tampil sebaik Schumacher di masa lalu, harus jujur kepada dirinya sendiri. Ia terus bilang kalau dirinya butuh waktu bla bla bla, dan ia memunculkan dirinya sebagai pria santai yang menikmati situasi, tapi di dalam hati ia tak rileks sama sekali karena tak ada pembalap top yang suka kalah," tegas Lauda di ESPN F1.
"Kalau ia sesantai seperti klaimnya, maka Mercedes harus memintanya pensiun saja! Anda tak berkompetisi di F1 untuk bersenang-senang. Pada akhirnya ia harus bertanya kepada dirinya sendiri, 'Bisa tidak aku melakukannya?'," lugas Lauda.
(krs/arp)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?