Sabtu, 11 Agu 2018 10:42 WIB

Orang Indonesia Kurang Suka Mesin Kecil Berturbo

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ilutrasi Daihatsu Tanto Foto: Rachman Ilutrasi Daihatsu Tanto Foto: Rachman
Tangerang - Di beberapa negara, seperti di Jepang, mobil bermesin kecil tapi ditambah turbo sudah umum digunakan. Biasanya mobil kecil itu mesinnya sekitar 600 cc tapi ditambah turbo sehingga performanya tak kalah dengan mobil dengan mesin hingga 1.500 cc.



Tapi di Indonesia, mobil dengan mesin di bawah 1.000 cc berturbo bukan menjadi pilihan. Tak banyak pabrikan otomotif yang menjajakan mobil bermesin di bawah 1.000 cc berturbo. Alasannya, masyarakat Indonesia tidak menyukai mobil dengan mesin kecil meski ditambah turbo.

"Orang Indonesia maunya minimal 1.000 cc. Dia pun merasa 600 cc itu kecil banget. Jadi edukasinya itu di kepala mereka kayak orang Amerika dulu yang (suka mesin) size gede-gede. Padahal boros, karena dia filing-nya lebih powerfull (cc gede)," kata Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra.
Orang Indonesia Kurang Suka Mesin Kecil Berturbo


Padahal, produsen otomotif di beberapa negara menawarkan mobil dengan mesin di bawah 1.000 cc tapi ditambah turbo demi meraih efisiensi bahan bakar. Disebutkan, mesin 600 cc turbo bisa irit ala mesin kecil, tapi tenaganya setara mesin 1.000 cc ke atas berkat turbo.

"Teknologi sih lebih efisien, dan power dengan turbo tidak masalah," sebut Amel.



Cek video Daihatsu Ayla Turbo Tampil Garang di GIIAS 2018 (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed