Jakarta - Ekspor mobil Indonesia mencatat kenaikan signifikan pada Mei 2026. Permintaan pasar global menjadi penopang industri otomotif di tengah lesunya pasar domestik.
Foto Oto
Ekspor Mobil Melaju Saat Pasar Domestik Lesu
Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan yang akan diekspor di Indonesia Car Terminal (ICT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2026). Aktivitas ekspor berlangsung di tengah meningkatnya kinerja industri otomotif nasional. Β
Saat pasar kendaraan domestik masih menghadapi tekanan, sektor ekspor menjadi penopang penting bagi industri otomotif Indonesia. Permintaan dari luar negeri membantu menjaga aktivitas produksi pabrikan. Β
Deretan kendaraan yang siap dikirim di terminal ekspor mencerminkan tingginya mobilitas perdagangan otomotif Indonesia ke berbagai negara tujuan. Produk buatan dalam negeri terus memasok pasar internasional. Β
Data Gaikindo menunjukkan ekspor mobil utuh atau completely built up (CBU) pada Mei 2026 mencapai 47.560 unit. Angka tersebut mencerminkan kinerja yang tetap solid di tengah tantangan ekonomi. Β
Dibandingkan April 2026 yang mencapai 36.207 unit, ekspor CBU meningkat 31,4 persen. Kenaikan ini menunjukkan permintaan kendaraan Indonesia masih terjaga di pasar global. Β
Negara-negara Asia masih menjadi tujuan utama ekspor kendaraan nasional, disusul pasar Timur Tengah dan Amerika Latin. Berbagai model kendaraan produksi Indonesia dinilai mampu bersaing di pasar internasional. Β
Peningkatan ekspor membantu menjaga tingkat produksi, rantai pasok, dan penyerapan tenaga kerja di sektor otomotif. Industri berharap tren positif ini berlanjut hingga akhir tahun. Β












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi