Jangan Dianggap Remeh! TVS Sudah Produksi 1 Juta Unit Motor di RI

Jangan Dianggap Remeh! TVS Sudah Produksi 1 Juta Unit Motor di RI

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 08 Jul 2026 19:03 WIB
TVS Callisto 110 generasi terbaru meluncur di Indonesia
TVS. Foto: (Septian Farhan Nurhuda/detikOto)
Jakarta -

Sebagai pabrikan motor asal India, popularitas TVS di Indonesia memang tak sebaik Honda atau Yamaha. Namun, tahukah detikers, produksi kendaraan mereka sudah terbilang banyak di Tanah Air?

Product Marketing Lead PT TVS Motor Company Indonesia, Ryan Rahadian mengatakan, pihaknya telah memproduksi kendaraan di Indonesia sejak 2007 atau 19 tahun silam. Nah, selama periode tersebut, sudah ada 1 juta unit motor yang terlahir di pabrik mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bulan Februari kemarin kita sudah memperingati perayaan untuk 1 juta unit total produksi di Indonesia. Itu sejak awal (TVS masuk Indonesia), tepatnya tahun 2007," ujar Ryan Rahadian saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat (Jakpus).

Pabrik TVS, kata Ryan, tak hanya melayani permintaan domestik, melainkan juga ekspor. Bahkan, secara pembagian, kuota ekspor justru lebih banyak ketimbang pasar dalam negeri.

ADVERTISEMENT

"Itu kombinasi (untuk pasar domestik dan ekspor), jadi motor ini diekspor ke lebih dari 80 negara," ungkapnya.

Menurut Ryan, Indonesia merupakan pasar terpenting TVS di luar India. Sebab, populasi motor di sini lebih besar dibandingkan negara-negara lainnya. Kondisi tersebut yang membuat prinsipal menaruh perhatian lebih dan mempercayakan Indonesia sebagai salah satu pusat produksi global.

"Jadi konsistensi dari TVS India untuk pasar Indonesia itu sangat kuat. Karena Indonesia ini merupakan pasar sepeda motor paling besar sedunia," tuturnya.

"Ini yang membuat kita itu tetap bertahan digempur sana-sini, kita masih tetap ada di Indonesia," kata dia menambahkan.

Kini, produk TVS yang dipasarkan di Indonesia cukup beragam, mulai dari skuter matik, bebek, sport, naked-sport, motor listrik hingga komersial. Ryan mengaku, untuk memenangkan persaingan menghadapi brand-brand lain, terutama Jepang, pihaknya memang harus lebih agresif.




(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads