Foto Oto

Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat APEC

Dok. Detikcom - detikOto
Selasa, 05 Okt 2021 14:17 WIB

Papua Nugini - Pemerintah Papua Nugini membeli 40 unit mobil mewah Maserati pada 2018. Jadi kontroversi, mobil mewah itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon.

Pemerintah Papua Nugini membeli puluhan unit mobil mewah Maserati pada 2018 lalu saat menjadi tuan rumah Konferensi APEC. Jadi kontroversi, mobil seharga miliaran itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon.

Pemerintah Papua Nugini membeli puluhan unit mobil mewah Maserati pada 2018 lalu saat menjadi tuan rumah Konferensi APEC. Jadi kontroversi, mobil seharga miliaran itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon. Dok. Intagram/onlyinpng

Pemerintah Papua Nugini membeli puluhan unit mobil mewah Maserati pada 2018 lalu saat menjadi tuan rumah Konferensi APEC. Jadi kontroversi, mobil seharga miliaran itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon.

Dikutip dari Carscoop, pemerintah Papua Nugini membeli 40 sedan mewah Maserati pada 2018 lalu. Pembelian itu dilakukan sebagai bagian dari status mereka sebagai tuan rumah APEC 2018. Dok. Intagram/onlyinpng

Pemerintah Papua Nugini membeli puluhan unit mobil mewah Maserati pada 2018 lalu saat menjadi tuan rumah Konferensi APEC. Jadi kontroversi, mobil seharga miliaran itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon.

Masing-masing mobil tersebut dibeli dengan harga US$ 142,000, atau setara dengan Rp 2 miliar lebih saat itu. Keputusan membeli Maserati sebagai armada Konferensi APEC ini menuai banyak pertanyaan, apalagi Papua Nugini merupakan salah satu negara yang masih masuk kategori miskin. Dok. Intagram/onlyinpng

Pemerintah Papua Nugini membeli puluhan unit mobil mewah Maserati pada 2018 lalu saat menjadi tuan rumah Konferensi APEC. Jadi kontroversi, mobil seharga miliaran itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon.

BBC melaporkan kalau Papua Nugini merupakan salah satu negara termiskin di APEC. Tercatat 40% warganya memiliki pendapatan kurang dari US$ 1 per hari berdasarkan data yang dirilis PBB. Dok. Intagram/onlyinpng

Pemerintah Papua Nugini membeli puluhan unit mobil mewah Maserati pada 2018 lalu saat menjadi tuan rumah Konferensi APEC. Jadi kontroversi, mobil seharga miliaran itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon.

Yang membuat pembelian tersebut jadi kontroversi bukan sekadar harganya yang sangat tinggi. Tapi juga karena Maserati sebenarnya tidak dijual secara resmi di negara tersebut. Alhasil pemerintah Papua Nugini harus membelinya dari dealer yang ada di Sri Lanka. Dok. Intagram/onlyinpng

Pemerintah Papua Nugini membeli puluhan unit mobil mewah Maserati pada 2018 lalu saat menjadi tuan rumah Konferensi APEC. Jadi kontroversi, mobil seharga miliaran itu kini kesulitan dijual lagi meski sudah dikasih diskon.

Untuk membawanya dari Sri Lanka ke Papua Nugini, mobil-mobil tersebut diangkut menggunakan pesawat jumbo Jet. Dok. Intagram/onlyinpng

Maserati dan Bentley masih nganggur di Port Moresby

Selain 40 Maserati, disebutkan juga pemerintah setempat telah membeli tiga Bentley Flying Spurs untuk acara yang sama. Bentley Flying Spurs diperkirakan memiliki banderol Rp 3,2 miliar. Dok. ABC Australia

Maserati Levante Trofeo

Pada awalnya pemerintah Papua Nugini menyebut mobil tersebut akan dijual setelah Konferensi APEC selesai. Malah mereka meyakini mobil Maserati bekas itu akan bisa laku dengan cepat. Namun kenyataannya sampai kini baru dua unit Maserati yang berhasil dijual. Dok. maseratiusa

Maserati GranCabrio 2018

Pemerintah Papua Nugini akhirnya memutuskan untuk menjual Maserati itu dengan harga diskon. Warna yang berminat bisa menebusnya dengan harga Rp 1,6 miliar saja. Dok. Maserati

Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC
Papua Nugini Menyesal Dulu Borong 40 Maserati Buat  APEC