Foto Oto

Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?

pl - detikOto
Rabu, 15 Jul 2020 18:30 WIB

Jakarta - Kementrian Perhubungan menerbitkan Peraturan Menteri tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor. Berikut kendaraan tertentu yang diatur.

Aktivitas warga Wuhan, China kembali normal setelah pemerintah mencabut pembatasan ke luar rumah pasca lockdown yang berlangsung hampir 11 pekan.

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan aturan PM No 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik yang disahkan sejak 16 Juni 2020, dan berlaku pada 20 Juni 2020. Getty Images/Stringer  

Pengguna jalan menggunakan otopet atau skuter listik di Jakarta, Rabu (16/10/19). Pemprov DKI Jakarta berencana membuat regulasi untuk penggunaan skuter dan sepeda listrik yang sedang marak di Jakarta.

Kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik yang dimaksud ialah suatu sarana dengan menggunakan penggerak motor listrik yang digunakan untuk mengangkut orang di wilayah operasi dan atau lajur tertentu. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay  

sepeda

Di dalam beleid itu terdapat 9 pasal dan klasifikasi 5 jenis kendaraan yang diatur; skuter listrik, sepeda roda satu (unicycle), otoped, hoverboard, dan sepeda listrik. Bonauli/detikTravel  

Polda Metro Jaya bakal merazia pengguna sepeda listrik Migo yang beredar di Jakarta. Kepolisian menilai armada Migo tidak punya izin operasi.

Skuter Listrik adalah kendaraan tertentu dengan ukuran roda yang kecil dengan peralatan mekanik berupa motor listrik beroda 2 (dua) atau lebih dengan tempat duduk dan papan alas kaki dan/atau pedal yang digerakan dengan kaki dan/atau peralatan mekanik berupa mesin penggerak motor listrik untuk menjalankannya. Skuter listrik harus memenuhi persyaratan keselamatan meliputi: lampu utama; lampu posisi atau alat pemantul cahaya pada bagian belakang; alat pemantul cahaya di kiri dan kanan; sistem rem yang berfungsi dengan baik; klakson atau bel; dan kecepatan paling tinggi 25 km/jam. Rifkianto Nugroho/detikcom  

WUHAN, CHINA - MARCH 30: (CHINA OUT) A man uses a segway hoverboard on a street on March 30, 2020 in Hubei Province, China. Wuhan, the central Chinese city where the coronavirus (COVID-19) first emerged last year, will lift the lockdown on April 8, local media reported. (Photo by Getty Images)

Hoverboard adalah kendaraan tertentu bertenaga listrik yang terdiri atas 2 (dua) landasan kaki yang diapit oleh roda dan menggunakan teknologi sensor atau lainnya dengan pengguna yang mengarahkan kemiringan kaki dan badannya. Hoverboard harus memenuhi persyaratan keselamatan meliputi : lampu utama; sistem rem yang berfungsi dengan baik; alat pemantul cahaya; dan kecepatan paling tinggi 6 km/jam. Getty Images/Stringer  

Hoverboard

Sepeda Roda Satu (Unicycle) adalah kendaraan tertentu beroda 1 (satu) dengan tempat duduk dan digerakkan dengan peralatan mekanik berupa motor listrik. Unicycle harus memenuhi persyaratan keselamatan meliputi : lampu utama; sistem rem yang berfungsi dengan baik; alat pemantul cahaya; dan kecepatan paling tinggi 6 km/jam. Istimewa  

Dishub DKI masih izinkan skuter listrik beroperasi di Jakarta dengan syarat digunakan di jalur sepeda. Jika melanggar, Dishub tak segan menertibkan pelanggar.

Otopet adalah kendaraan tertentu beroda 2 (dua) atau lebih dengan papan alas kaki dan peralatan mekanik berupa motor listrik. Otoped harus memenuhi persyaratan keselamatan meliputi : lampu utama; sistem rem yang berfungsi dengan baik; alat pemantul cahaya; bel yang mengeluarkan bunyi dan dapat digunakan tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi; dan kecepatan paling tinggi 6 km /jam. Lamhot Aritonang/detikcom  

Aktivitas warga Wuhan, China kembali normal setelah pemerintah mencabut pembatasan ke luar rumah pasca lockdown yang berlangsung hampir 11 pekan.

Sepeda Listrik adalah kendaraan tertentu yang memiliki roda 2 (dua) dilengkapi dengan peralatan mekanik berupa motor listrik. Sepeda listrik harus memenuhi persyaratan keselamatan meliputi : lampu utama; alat pemantul cahaya posisi belakang; sistem rem yang berfungsi dengan baik; alat pemantul cahaya di kiri dan kanan; klakson atau bel; dan kecepatan paling tinggi 25 km/jam. Getty Images/Stringer  

Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?
Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?
Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?
Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?
Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?
Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?
Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?
Main Otoped hingga Sepeda Listrik Ada Peraturannya Lho, Apa Sih?