Selasa, 30 Okt 2018 10:47 WIB

Ini Alasan KTM Road Warriors 2018 Tidak Tempuh Perjalanan Malam

Ruly Kurniawan - detikOto
Riders Road Warriors KTM melintas di Jalan Pantura Karawang-Indramayu. Foto: Pradita Utama Riders Road Warriors KTM melintas di Jalan Pantura Karawang-Indramayu. Foto: Pradita Utama
Cirebon - Perjalanan Road Warriors 2018 Jakarta-Surabaya bersama KTM Indonesia selalu ditempuh pagi sampai sore hari. Cukup berbeda dengan touring pada umumnya yang lebih memilih perjalanan malam hari. Hal tersebut dilakukan guna menghindari apa-apa yang tidak diinginkan.

Sebab, touring di malam hari memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding saat matahari masih bersinar. Misal saja penerangan yang kurang dan minimnya bengkel motor atau mobil yang masih buka.



"Memang perjalanan malam itu lebih tidak panas. Jalanan juga lebih renggang, sehingga disebut lebih aman. Banyak orang yang beranggapan seperti itu. Nyatanya tidak. Perjalanan malam malah lebih berisiko," ucap Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto di sela-sela touring KTM Road Warriors 2018.

"Seperti penerangan yang kurang, orang juga cenderung ngebut, begal atau tindak kriminal serupa, tempat servis yang lebih sedikit, dan lainnya. Kalau ban motor bocor misalkan, jadi susah kan? Coba siang hari, masih mudah cari tempat tambal," lanjutnya.



Belum lagi kalau rombongan belum tahu jalan tersebut dengan baik. "Muter-muter malahan nanti jadinya karena nggak banyak orang yang bisa ditanya-tanya," kata Andry.

Jadi bagi Otolovers yang ingin touring jarak jauh, lebih baik ambil perjalanan siang saja, ya. "Supaya menghindari risiko, sebisa mungkin jangan lalukan perjalanan malam," tutupnya.

[Gambas:Video 20detik]

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed