Honda dikabarkan mau menghidupkan kembali Motra, motor mini bergaya petualang yang pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 1982. Rumor itu muncul setelah gambar paten terbaru memperlihatkan sepeda motor mungil berbentuk kotak dengan desain khas Motra, termasuk rak barang di bagian depan dan belakang.
Dikutip dari VisorDown, hal menarik dari gambar paten tersebut adalah, penggunaan platform yang dirancang untuk mengakomodasi dua jenis sistem penggerak, yakni mesin pembakaran internal dan motor listrik. Kayaknya sih Honda tengah mengembangkan konsep yang memungkinkan satu basis kendaraan digunakan untuk versi bensin maupun listrik.
Motra sendiri dikenal sebagai motor mungil serbaguna yang dirancang untuk kebutuhan sehari-hari. Saat pertama kali hadir, motor ini menawarkan bentuk bodi kotak, rangka baja terbuka, rak kargo besar, serta ban lebar yang membuat tampilannya lebih tangguh dibandingkan motor mini pada umumnya.
Meski masa pemasarannya relatif singkat, Motra menjadi salah satu model klasik Honda yang memiliki karakter unik dan masih diminati kolektor.
Berdasarkan gambar paten yang diungkap, Honda tampaknya mempertahankan sejumlah ciri utama Motra. Selain bodi kotak dan rangka terbuka, motor ini tetap memiliki rak barang di bagian depan dan belakang serta ban berukuran besar yang mendukung kesan motor petualang.
Perbedaan utamanya terletak pada rancangan platform yang lebih fleksibel. Dalam salah satu rangkaian gambar paten, motor terlihat memakai mesin bensin berukuran kecil. Sementara pada gambar lainnya, mesin digantikan oleh baterai dan motor listrik.
Pada versi listrik, baterai ditempatkan di bagian tengah rangka, sedangkan motor listrik berada di bagian belakang kendaraan. Kendati sistem penggeraknya berbeda, proporsi dan desain eksteriornya terlihat tetap mempertahankan karakter Motra.
Berpotensi Pakai Mesin 125 cc
Untuk versi mesin bensin, bentuk mesin pada gambar paten disebut memiliki kemiripan dengan mesin satu silinder berpendingin udara yang digunakan Honda pada sejumlah model, seperti Super Cub C125, Monkey 125, dan MSX125.
Kemiripan tersebut memunculkan kemungkinan penggunaan mesin berkapasitas sekitar 125 cc. Jika benar, mesin itu dinilai sesuai dengan karakter Motra yang mengutamakan kesederhanaan, bobot ringan, efisiensi bahan bakar, serta kemudahan perawatan.
Namun, dokumen paten tersebut belum mengungkap kapasitas mesin, tenaga maksimum, maupun detail teknis sistem penggeraknya. Begitu pula dengan versi listrik, belum tersedia informasi mengenai daya motor, kapasitas baterai, jarak tempuh, atau metode pengisian daya.
Jika nantinya diproduksi, Motra baru berpotensi mengisi ceruk pasar yang berbeda dari motor mini Honda lainnya. Honda saat ini memiliki CT125 untuk penggunaan bergaya petualang, sementara Monkey 125 lebih menonjolkan karakter klasik dan gaya hidup.
Motra menawarkan pendekatan berbeda melalui konsep utility mini bike, yakni motor berukuran ringkas yang mengutamakan fungsi. Rak barang di area depan dan belakang menjadi elemen penting yang membedakannya dari motor mini lain yang lebih berorientasi pada gaya.
Simak Video "Dari Gerobak Bubur, Bang Aziz Jadi Penggerak Ekonomi Lokal"
(lua/lth)