Mengecat motor tidak cukup hanya dengan menyemprotkan cat ke permukaan body. Jika dilakukan asal-asalan, hasil pengecatan bisa kurang maksimal, seperti warna yang tidak merata atau bahkan terlihat belang.
Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses pengecatan motor berjalan dengan baik dan menghasilkan tampilan yang lebih rapi. Mulai dari membersihkan cat lama, memperbaiki bagian yang rusak, hingga memilih cat semprot yang sesuai.
Berikut tips cara mengecat motor yang bisa Anda ikuti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Bersihkan Bagian Motor dari Sisa Cat Lama
Untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih optimal, cat lama pada bagian sepeda motor yang akan dimodifikasi perlu dihilangkan terlebih dahulu. Proses ini dapat dilakukan menggunakan penghilang cat. Pilih produk yang sesuai dengan jenis dan material bagian motor, serta baca petunjuk penggunaan pada kemasan sebelum mengaplikasikannya.
Semprotkan penghilang cat pada bagian yang akan dikerjakan, kemudian diamkan selama 15-20 menit. Jika penghilang cat menimbulkan reaksi berupa gelembung pada lapisan cat, permukaan dapat digosok menggunakan amplas hingga cat lama terangkat.
Sisa cat lama juga dapat dihilangkan menggunakan amplas. Salah satu jenis yang dapat digunakan adalah abrasive waterproof atau kertas amplas tahan air. Produk ini cocok untuk pengerjaan basah dan dapat digunakan pada permukaan logam, termasuk dalam proses pengecatan sepeda motor. Selain membantu mengangkat sisa cat lama, amplas juga membantu meratakan permukaan agar putty dan filler dapat menempel dengan lebih baik.
2. Perbaiki Kerusakan Sebelum Dicat
Sebelum melakukan pengecatan, pastikan terlebih dahulu tidak ada goresan, penyok, bekas las, maupun lubang kecil pada komponen sepeda motor. Kerusakan tersebut perlu diperbaiki agar hasil pengecatan terlihat lebih rapi. Amplas permukaan komponen, kemudian bersihkan menggunakan kain microfiber sebelum mengaplikasikan glazing dan spot putty.
Untuk menggunakannya, tuangkan sedikit Autolux 66 PE Putty ke kape atau plat, lalu aduk hingga tercampur merata menggunakan pengikis plastik. Setelah itu, oleskan campuran tersebut pada bagian permukaan yang tidak rata dengan pengikis plastik hingga permukaannya menjadi halus.
Diamkan selama sekitar 30 menit hingga bahan mengeras sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
3. Pastikan Menggunakan Cat Berkualitas
Pemilihan cat juga menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan agar hasil pengecatan motor lebih maksimal. Gunakan cat yang sesuai dengan material dan kebutuhan bagian motor yang akan dicat.
Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah PYLOX Premium dari Nippon Paint. Cat semprot ini memiliki sejumlah keunggulan, seperti kilap tinggi, cepat kering, katup spray dapat diputar, tidak retak, dan tahan bensin. PYLOX Premium juga dilengkapi teknologi Adjustable Nozzle yang dapat mengubah arah pola semprotan sesuai kebutuhan.
Motor Mau Dicat Ulang? Ini Tips Biar Hasilnya Lebih Maksimal Foto: dok. YouTube Atenx Katros |
Menariknya, PYLOX Premium memiliki 77 pilihan warna original, termasuk berbagai warna orginial dari merek ternama, sehingga pengguna dapat lebih leluasa memilih warna yang sesuai dengan tampilan motor. Pilihan tersebut dapat membantu proses modifikasi tampilan motor agar hasil akhirnya terlihat lebih sesuai dengan gaya yang diinginkan.
Memodifikasi tampilan motor, khususnya repaint, dapat menjadi salah satu cara untuk menyegarkan kembali tampilan motor. Namun, prosesnya tetap membutuhkan persiapan dan ketelitian agar warna yang dihasilkan sesuai dengan harapan.
Owner and Founder Katros Garage, Atenx Katros, turut membagikan pengalaman dan memberikan berbagai tips saat melakukan modifikasi motor yang dapat disimak melalui tautan berikut.
Sementara itu, untuk mencari inspirasi modifikasi motor lainnya, dapat dilihat melalui konten Instagram @pyloxindonesia. Referensi tersebut dapat membantu menemukan ide warna maupun gaya yang sesuai dengan karakter motor dan selera masing-masing. Check produknya langsung di sini.











































