Skuter Listrik Harga Rp 19 Jutaan Ini Resmi Dikirim ke Konsumen, Tapi Kok...

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 18 Des 2021 10:49 WIB
Skuter listrik Ola
Wujud skuter listrik Ola Electric Foto: Dok. Ola Electric
Jakarta -

Setelah melakukan pemesanan dan menunggu selama beberapa bulan, akhirnya perusahaan Ola Electric secara resmi mengirim skuter listrik tersebut ke pelanggan. Namun, tak semua konsumen langsung mendapatkan fitur yang dijanjikan oleh perusahaan.

Dikutip dari Electrek, Ola mengundang sebanyak 100 konsumen untuk menghadiri acara seremonial pemberian skuter listrik Ola kepada konsumen, Rabu (16/12/2021) waktu setempat. Acara tersebut diselenggarakan di Ola Campus, India.

Perusahaan startup asal India tersebut telah meluncurkan secara resmi skuter listrik Ola S1 dan S1 Pro pada Agustus lalu. Sejak diluncurkan, Ola telah kebanjiran pesanan dari sejumlah masyarakat India.

Saat ini Ola baru menjual skuter listriknya untuk pasar domestik. Namun tidak menutup kemungkinan Ola bakal memasarkan skuter listrik murah tersebut ke berbagai negara di seluruh dunia.

Dengan harga sebesar 79.999 rupee atau sekitar Rp 15 jutaan, serta mengusung sejumlah teknologi dan performa mumpuni, wajar saja jika banyak masyarakat yang tertarik untuk membelinya.

Namun sayang, ada beberapa konsumen yang ternyata tak bisa merasakan langsung sejumlah fitur canggih yang dimiliki pada skuter listrik Ola.

Dilansir dari India Times, terdapat tiga konsumen yang mengungkapkan jika sejumlah fitur pada skuter listrik tersebut tidak bisa digunakan langsung. Beberapa fiturnya yaitu aplikasi seluler, hill-hold, cruise control, voice command (perintah suara), dan bluetooth.

Kabarnya, bagi pelanggan yang belum bisa menikmati fitur tersebut harus menunggu lebih lama sekitar satu bulan lagi. Nantinya, Ola akan menghadirkan pembaruan perangkat lunak (software update) melalui Over the Air.

Chief Marketing Officer Ola Electric, Varun Dubey mengatakan bahwa perusahaan bakal mengumumkan kepada sejumlah konsumen jika ada beberapa fitur yang tak bisa langsung digunakan dan baru aktif setelah pembaruan software.

Dubey mengungkapkan, hal ini terjadi karena perusahaan berada dalam tekanan untuk segera mengirim skuter listrik tersebut ke konsumen. Ola memang sempat mengalami keterlambatan dalam mengirim skuter, yang dijadwalkan pada Oktober lalu namun baru dimulai pertengahan Desember ini.

Ola Electric terus meningkatkan jumlah produksinya, bahkan saat ini perusahaan tengah membangun pabrik di India yang diklaim bakal menjadi pabrik roda dua terbesar di dunia. Perusahaan mengatakan jika pabrik tersebut dapat memproduksi sebanyak 10 juta skuter per tahun.

Sedikit membahas spesifikasi, ada dua jenis e-skuter yang ditawarkan, Ola S1 dengan jangkauan 121 km dan kecepatan tertinggi 90 km/jam dan Ola S1 Pro yang mampu mencapai kecepatan tertinggi 115 km/jam dan menjangkau jarak tempuh 181 km. Soal akomodasi, ada 36 liter ruang penyimpanan di bawah jok. Skuter listrik Ola ditenagai motor listrik 8,5 kW yang bisa menghasilkan torsi puncak 58 Nm.



Simak Video "Dulu Laris Manis Bak Kacang Goreng, Skuter Listrik Ola Kini Diprotes"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/mhg)