Tren motor kustom bergaya scrambler atau bobber kian diminati oleh penggemar motor kustom, karena dianggap cocok untuk dipakai harian. Salah satu bahan motor kustom yang murah dan masih layak untuk dijadikan bahan motor kustom adalah Suzuki Thunder 125.
Menurut pemilik dealer motor kustom bekas di bilangan Tangerang Selatan, motor kustom yang menggunakan bahan Suzuki Thunder 125 sedang ramai diincar.
Baca juga: Motor Kustom Bekas untuk Harian, Emang Bisa? |
"Thunder 125 ini biasanya bahannya nggak terlalu mahal, cocok buat di-kustom model apa aja karena tampilan mesinnya yang besar," papar Rahmanditya Satria, pemilik dari Premiere Motor kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, menurutnya Suzuki Thunder 125 juga cocok digunakan sebagai motor harian lantaran konsumsi bahan bakarnya yang irit.
Rahmanditya biasa menjual motor kustom bekas dari bahan Suzuki Thunder 125 dengan harga yang lebih murah ketimbang motor-motor kustom dari bahan motor lain.
"Kalau bahannya Thunder 125, saat ini paling ada yang kita jual harganya Rp 14 Jutaan. Modelnya scrambler dan kita jamin masih enak dipakai harian," papar pria yang akrab disapa Adit ini.
Suzuki Thunder 125 tercatat pertama kali hadir untuk pasar Indonesia pada 2004 silam. Sejak awal kemunculan hingga rilisan terakhirnya tidak banyak ubahan yang dilakukan kepada Suzuki ke motor sport naked-nya ini.
Meski kerap dipandang sebelah mata karena kecil, Suzuki tetap konsisten dengan mesin 125cc-nya. Diklaim mesin lima percepatan ini, bisa mengeluarkan tenaga sekitar 11.5 daya kuda dan torsi 9.4 Nm.
Untuk urusan harga, motor bekas Suzuki Thunder 125 lansiran tahun 2010, terpantau dijual di kisaran Rp 4-6 Jutaan tergantung kondisinya.
Sedangkan untuk tahun yang lebih tua sedikit, Suzuki Thunder 125 2008, dibanderol hanya sekitar Rp 3-4 Jutaan.
(mhg/din)
Komentar Terbanyak
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali
RI Digusur Malaysia, Ini Sederet Dampak Buruk Penjualan Mobil Turun Terus