Honda Terancam Soal Konversi 'Honda BeAT Jadi Motor Lisrik'?

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 13 Jan 2021 20:29 WIB
Motor skutik bensin yang sudah dimodifikasi jadi motor listrik
Motor skutik bensin yang sudah berganti jadi tenaga listrik Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Pemerintah memberi lampu hijau bagi pemilik motor bensin yang ingin konversi ke motor listrik. Apakah Honda --pangsa terbesar sepeda motor di Indonesia, merasa terancam dengan hadirnya kebijakan tersebut?

Konversi 'Honda BeAT ke motor listrik' atau motor bensin ke tenaga bersumber baterai sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 54 tahun 2020. Namun hanya bengkel umum atas 'izin' Kementerian Perhubungan saja yang bisa memodifikasi, serta motor yang sudah dikonversi harus menjalani uji kelaikan lagi.

Bukan tidak mungkin, banyak masyarakat berbondong-bondong untuk mengkonversi motornya jika bengkel konversi merajalela.

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya merasa penjualan skutik entry level tidak akan terganggu dengan hadirnya paket kebijakan tersebut.

"Dari kami itu tidak merasa itu seperti sebuah sebuah gangguan," kata Thomas di sela-sela peluncuran All New CBR150R, Selasa (13/1/2021).

Honda tidak menutup mata. Kehadiran bengkel konversi jadi alternatif masyarakat dalam meminang motor listrik. Tapi, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan.

"Memang dengan adanya modifikasi akan menjadi alternatif pilihan bagi konsumen yang ingin menjadikan motor listrik."

"Seberapa jauh modifikasi motor ini secara fungsionalitas, utilisasinya, itu sesuai harapan konsumen? termasuk tentunya dengan keselamatan dan keamanannya, serta bagaimana infrastruktur yang harus disediakan, yang harus compatible, dengan tadi motor listrik walaupun itu motor konversi," jelas Thomas.

PCX Listrik

Honda sebenarnya jadi pabrikan motor Jepang pertama di Indonesia yang mulai menawarkan motor listrik lewat Honda PCX Electrik. Tapi baru sekedar menyasar kalangan tertentu pada 2019 lalu.

Untuk mengetahui keefektifan penggunaan motor listrik sebagai alat transportasi sehari-hari, Honda PCX Listrik berkolaborasi dengan transportasi online seperti Gojek dan Grab. Dan sepertinya waktu satu tahun belum cukup bagi Honda untuk terus melakukan riset.

"Kita lihat dari hasil kami lakukan selama setahun terakhir lalu, cukup beragam, pemakaian konsumen beragam dari sisi jarak, kecepatan, dan juga perilaku membawa sepeda motor."

"Mereka melanjutkan untuk melihat dari sisi penyesuaian lalu lintas, dan juga utility dari motor listrik oleh konsumen itu seperti apa," jelas Thomas.



Simak Video "Viral Bengkel Motor AHASS Dituduh Curangi Pelanggan, Ini Kata AHM"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)