Kamis, 24 Sep 2020 09:11 WIB

Ketika Divisi Mobil Balap BMW Bikin Motor Sport Fairing

Luthfi Anshori - detikOto
BMW M 1000 RR BMW M 1000 RR. Foto: BMW Motorrad
Jakarta -

Tak hanya memproduksi kendaraan roda empat berperforma tinggi, divisi mobil balap BMW M kini juga mulai merambah ke produk sepeda motor. BMW Motorrad baru saja merilis model terbaru di bawah bendera 'M', dengan nama BMW M 1000 RR.

BMW M 1000 RR merupakan model M perdana dari BMW Motorrad, yang berbasiskan S 1000 RR lansiran 2020. Pengembangan M RR sendiri mengikuti kesuksesan M Series yang telah dimulai sejak akhir 2018 silam.

BMW M 1000 RR merupakan motor sport performa tinggi, dengan balutan layaknya motor balap. Motor ini punya tenaga dan torsi lebih besar dibanding model S 1000 RR.

BMW M 1000 RRBMW M 1000 RR Foto: BMW Motorrad

Selain itu, imbuhan material karbon yang disematkan di beberapa komponen plus dipasangnya sayap (winglet) di bagian depan, turut menyumbangkan aksen balap ke dalam tubuh BMW M 1000 RR.

BMW M 1000 RR dibekali mesin 4 silinder segaris berpendingin cairan, dipadu dengan teknologi BMW ShiftCam. Konfigurasi tersebut untuk memvariasikan waktu buka dan tutup katup yang telah dimodifikasi ke arah mesin sport balap. Hasilnya, output tenaga motor ini mencapai 212 dk pada 14.500 rpm dengan torsi puncak 113 Nm di putaran mesin 11.000 rpm, plus kecepatan maksimal hingga 15.100 rpm.

Secara teknis, mesin M 1000 RR memiliki optimisasi teknis yang ekstensif seperti piston2-ring baru lansiran Mahle, ruang bakar yang disesuaikan, kompresi ditingkatkan menjadi 13,5, dan connecting rods berbahan titanium yang lebih panjang dan ringan. Selain itu, disematkan rocker arm lebih ramping dan ringan, port intake dengan geometri saluran baru, knalpot titanium, serta optimalisasi pada camshaft dan area intake.

BMW M 1000 RRBMW M 1000 RR Foto: BMW Motorrad

Secara keseluruhan, mesin M 1000 RR baru lebih bertenaga dibandingkan power train RR di rentang 6.000 rpm - 15.100 rpm. Rentang putaran mesin tersebut sangat cocok digunakan di trek balap, namun tetap layak digunakan di area perkotaan tanpa kehilangan sisi sporty-nya.

Untuk perangkat winglet, dikatakan bahwa BMW telah mengembangkan komponen itu di lintasan balap dan juga terowongan angin (wind tunnel) milik BMW. Terbuat dari serat karbon, komponen ini jelas menghasilkan aerodinamika yang mumpuni guna memperoleh waktu putaran lebih cepat.

BMW M 1000 RR memiliki bobot kotor hanya 192 kg. Bobot ringan itu merupakan kontribusi dari penggunaan sasis baru berbasiskan model RR, dengan material aluminium. Sasis ini begitu serasi dipadu dengan shock model upside-down di depan. Sementara di belakang disematkan suspensi berkelir biru serta kinematika Full Floater Pro.

Dipasangnya rem rancangan divisi M didasari pengalaman di ajang World Superbike Championship, memberikan stabilitas pengereman dan kemampuan kontrol yang maksimum.

BMW M 1000 RRBMW M 1000 RR Foto: BMW Motorrad

Secara umum, kaliper rem M memiliki lapisan anodisasi biru yang dikombinasikan dengan logo M. Dengan pelek berbahan karbon M, kemampuan saat melahap permukaan aspal diklaim mumpuni, namun tetap ringan baik di trek balap maupun jalan raya.

Panel instrumen pada M 1000 RR secara keseluruhan memiliki basis desain yang serupa dengan RR, dengan animasi M saat kunci dinyalakan. Tersedia paket opsional berupa kode aktivasi (konten paket kompetisi M), yang dapat digunakan untuk menyediakan materi data yang komprehensif untuk penggunaan M GPS laptrigger dan M GPS data logger (Original BMW Motorrad Accessories) melalui antarmuka OBD cluster instrumen.

Jika Anda belum puas dengan performa standarnya, tak perlu khawatir, BMW menyediakan paket M (M Competition) yang menawarkan perpaduan menarik antara komponen berkelas untuk kombinasi teknologi balap dan estetika.

BMW M 1000 RRBMW M 1000 RR Foto: BMW Motorrad


Simak Video "Eraspace Adventure with BMW : Expose Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com