Rabu, 05 Agu 2020 15:17 WIB

Penjualan Motor Semester I Tergerus 41,5%

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Dua produk skutik teranyar All New Honda Vario 125 dan All New Honda Vario 150 produksi PT Astra Honda Motor (AHM) mencatatkan lonjakan pertumbuhan penjualan 20% atau sebesar 107.559 unit pada Mei tahun ini dibanding penjualan kedua model ini pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 89.402 unit. Penjualan motor pada Januari-Juni 2020 turun hingga 41,5%. Foto: Astra Honda Motor
Jakarta -

Penjualan sepeda motor di Indonesia ikutan tergerus. Pandemi virus Corona (COVID-19) yang melanda Indonesia mempengaruhi penjualan sepeda motor di Tanah Air.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penurunan penjualan motor yang cukup drastis. Penjualan motor semester I tahun 2020 ini terkoreksi 41,5% dibanding periode yang sama tahun 2019.

Sepanjang Januari-Juni 2020, motor yang terjual di Indonesia hanya sebanyak 1.886.489 unit. Angka itu turun drastis daripada Januari-Juni 2019 yang mencapai 3.226.619 unit.

Penjualan motor pada Mei 2020 menjadi yang paling rendah. Pada bulan kelima 2020, penjualan motor hanya tercatat sebanyak 21.851 unit.

Pada Juni 2020, penjualan motor mulai pulih, meski belum bisa menyamai pencapaian penjualan motor sebelum pandemi. Pada bulan keenam tahun ini, data AISI mencatat penjualan motornya mencapai 167.992 unit, tertinggi sejak tiga bulan terakhir (April, Mei, Juni).

Sebagai pembanding, penjualan motor sebelum pandemi pada Januari 2020 mencapai 462.984 unit, Februari 548.141 unit, dan Maret 561.739 unit. Sementara pada April 2020 ketika PSBB mulai diterapkan, penjualan motor turun menjadi 123.782 unit diikuti penurunan drastis pada Mei dan pemulihan kembali pada Juni 2020.

Secara kategori, penjualan motor di segmen skuter matik (skutik) semakin mendominasi. Masih dari data AISI, penjualan skutik mencapai 1.411.592 unit pada Januari-Juni 2020. Skutik menguasai 87,9% penjualan motor di Indonesia selama semester I 2020.

Sementara dominasi motor bebek dan motor sport semakin tergerus. Motor bebek hanya menyumbang 94.765 unit penjualan Januari-Juni 2020 atau 5,9% dari total penjualan sepeda motor di Indonesia. Dan motor sport hanya menyumbang 6,2%, tepatnya 100.113 unit.

Beberapa waktu lalu, Ketua Umum AISI Johannes Loman mengatakan pihaknya akan mengoreksi target penjualan motor tahun ini. Penjualan motor tahun lalu yang mencapai 6,4 juta unit takkan tercapai di tahun 2020.

"Dari kesepakatan kita di AISI total market itu diperkirakan akan turun 40 sampai 45 persen," kata Loman, Juni 2020 lalu.



Simak Video "Review Yaris 2020, Senjata Toyota Lawan Honda Jazz"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com