Rabu, 15 Apr 2020 16:37 WIB

Penjualan Motor Bekas Turun 70%, Sebulan Cuma Lepas Puluhan Unit

Luthfi Anshori - detikOto
Motor bekas di Showroom motor Cimanggis, Depok Showroom motor bekas.Foto: Ridwan Arifin
Jakarta -

Pasar motor bekas turut terdampak krisis akibat wabah virus Corona. Jika dulu sebuah jaringan showroom besar motor bekas bisa menjual ratusan unit per bulan, kini prediksinya hanya puluhan unit per bulan.

Hal itu dikatakan langsung Kepala Marketing Antara Motor, Dwi Aryanto. Menurut Dwi, pada awal mula terjadi pandemi, prediksi penurunan penjualan motor bekas hanya berkisar 25-30%. Tapi saat ini angkanya melebihi ekspektasi.

"Dulu di awal saya sempat ngomong penurunan angkanya segitu. Tapi kalau sekarang sudah hampir 70%," kata Dwi, melalui sambungan telepon kepada detikOto, Rabu (15/4/2020).

Lanjut Dwi mengatakan, biasanya hingga pertengahan bulan, jaringan showroom motor bekasnya sudah mampu menjual antara 90 sampai 110 unit. Tapi di bulan April ini, ia bahkan tak mampu menjual sampai setengahnya.

"Biasanya di angka segitu. Tapi sampai 15 April ini kita baru jual 18 unit," terang Dwi.

Secara kinerja, Dwi menyebut pada Januari showroom-nya masih bisa menjual 164 unit, lalu pada Februari 160 unit. Di bulan Maret mulai ada kontraksi, penjualan hanya berkisar 118 unit.

"Saya enggak tahu kapan pandemi ini berakhir. Yang jelas sampai dua bulan ke depan kondisinya masih kayak gini. Target kami di bulan ini, jual 40-50 unit aja udah bagus banget itu," pungkas Dwi.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com