Jumat, 13 Des 2019 08:39 WIB

Risiko Pelaku Usaha Rental Motor di Bali

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Jakarta - Para pelaku usaha rental di motor di Bali bukan tanpa risiko. Ada beberapa catatan penting yang bisa buat rugi para pelaku usaha rental ini. Seperti yang disampaikan pemilik Dewa Rental Bali Motor, Dewa, kepada detik.com.

Dewa menjelaskan memiliki usaha rental motor di Bali bukan tanpa risiko yang berujung pada kerugian.



"Ada beberapa risiko memiliki usaha rental motor di Bali. Untuk para konsumen lokal (turis Indonesia) bagi pelaku usaha rental itu, risikonya kehilangan motor," kata Dewa.

"Risiko kehilangan motor itu bisa saja terjadi. Oleh sebab kita harus benar-benar menyaring konsumen yang ingin rental. Untuk bisa menyaring konsumen itu bisa kita tahan KTP, SIM, serta dimana mereka menginap. Selanjutnya kita lihat tiket pesawat pulang-perginya, semuanya harus sama. Itu syarat utamanya, dan sekaligus kita mengetahui apakah mereka benar-benar liburan," tambahnya.



Lain lagi saat berjumpa dengan konsumen atau pe-rental asal manca negara. Risiko lain juga dimiliki para pelaku rental motor.

"Kalau untuk tamu dari manca negara, risikonya motor bisa ditinggal di mana saja, di bandara atau di hotel. Untuk mengurangi risiko itu, saya suka melihat karakter orangnya terlebih dahulu. Kalau dilihat dari muka tidak meyakinkan, suka kita tahan passpor-nya. Memang banyak yang tidak mau, tapi kita tahan dokumen yang lainnya, dan ini untuk pengecualian tidak semua.

Simak Video "Tebar Teror, 3 Anggota Geng Motor di Sukabumi Diringkus!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com